This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selamat Datang Semoga Bermanfaat, Pengelola Web Akan Sangat Senang Bila Anda Berkenan Meninggalkan Jejak Berupa Koment Atas Postingan Kami

Rabu, 10 Agustus 2011

Still Ringing And Will Be Ringing

Reminder, semuanya masih sama seperti semula, tak ada yang berubah kecuali usaha yang lebih besar, tak akan pernah ku rubah settingnya, untuk terus mengingatkanku bahwa aku masih memiliki sebuah asa, sesuatu yang akan terus ku rengkuh saat ini bahkan hingga saatnya nanti yang entah akan seperti apa akhirnya...


Bukan luka, bukan duka

Aku tidak membiarkan luka menganga di tubuhku, karena aku tak pernah merasa ada luka selama ini, hal ini hanyalah fase yang harus ku lewati menuju fase yang lain, namun hanya saja kebetulan agak terasa sedikit berbeda dimana aku harus belajar untuk menyesuaikan diri dengan keadaan ini. Dalam hidup memang tak selamanya indah, ada suka ada duka... Inipun bukanlah duka yang membuatku sedih berkepanjangan, namun saja ini hanyalah bentuk pembelajaran dan ujian dari Allah karena ku yakin untuk hal yang baik pasti akan mengalami berbagai macam ujian dan tempaan hingga nantinya aku benar-benar siap menjalani semuanya. Dalam ujian ini paling tidak membuatku sadar bahwa segala sesuatunya harus kita kembalikan pada Sang Maha Kuasa, karena memang Dialah tempat bergantung, tempat meminta segalanya...

Menapak lembaran hikmah
Dalam perjalanan ini kitapun akan mengukir lembaran demi lembaran hikmah, yang bukan berarti akan kita tinggalkan begitu saja. Tidak, semua itu akan menjadi pelajaran yang sangat berharga kemudian harinya. Baik kita sendiri maupun orang lain. Memperjuangkan susuatu yang sangat berarti dalam hidup merupakan hal yang sangatlah mulia bagiku, masih inget dengan qoidah fiqhiyah yang tentang berlomba-lomba dalam kebaikan?, aku yakin inilah bentuk ibadah, karena Allah tak akan merubah nasib suatu kaum sebelum kaum itu merubahnya dengan sendirinya. Mataku akan tetap tajam menatap jauh kedepan, kan ku gantungkan tinggi harapan itu hingga nantipun aku tak akan pernah ada sesal di hatiku. Karena memang sangatlah berarti bagiku. Tak akan ku biarkan lembaran hikmah itu menjadi lembaran-lembaran usang tak berarti atau bahkan tertoreh lukisan kotor yang kubuat. Semuanya telah kubingkai dengan niat menyempurnakan separuh dienku, semata-mata sebagai upaya penyempurna ibadahku kini dan nanti. karena ku yakin hanya engkau yang bisa mendampingiku. Mengingat begitu banyak yang hendak ku perjuangkan bersamamu, perjuangan ridlo Allah dalam segala perbuatan untuk diri, keluarga, dan untuk dien Islam. Ya Allah Bukalah jalan Firdaus-Mu bersama orang-orang yang hamba sayangi...


Hanya masalah waktu

Semuanya terletak pada permasalahan waktu. Ya, hanya waktu, ku yakin semua ini akan berakhir dengan akhir yang indah pada waktu yang tepat, untuk itupun aku tak akan pernah menyia-nyiakan saat ini untuk hal yang sia-sia. Akan ku persiapkan segalanya, hingga nati aku tidak menjadi orang yang konyol.


Ya Allah, di bulan ini, Ramadhan yang Engkau agungkan dengan nuzul Qur'an dan lailatur qadr... Hamba yakin Engkau akan mengijabah doaku karena Engkaulah Dzat Yang Maha Pemberi atas segala pinta...


Yaa Allah dengan segala kerendahan hati, hamba mengemis kepada-Mu... ijabahlah doa hamba Ya Allah,,,
Ya Allah begitu besar cinta hamba padanya, jadikanlah cinta-Mu sebagai muara cinta ini...
Ya Allah begitu agung cita hamba bersamanya, berikanlah hamba kemampuan untuk merengkuh cita itu, karena cita hamba hanyalah ingin memuliakan dien-Mu, Ya Allah jadikan diri sebagai pengemban dakwah agama-Mu yang senantiasa istiqomah dengan khittah Nabi-Mu...


Ya Allah Yaa Rabb,,, hamba sangat membutuhkan sosok itu, menemani hamba melewati bahtera hidup ini... bersama memperjuangkan dien-Mu merengkuh ridlo-Mu, memperjuangkan cita itu...
Ya Allah Yaa Rabb,,, jagakanlah hati ini, tenangkanlah segala bentuk kegelisahan, lapangkanlah segala bentuk kesulitan, dan bukakanlah segala bentuk ketertutupan,,, 
Ya Allah Yaa Rabb, Engkaulah Maha kuasa atas segalanya, kabulkanlah permintaan hamba...



Yaa Allah Yaa Rabb, tunjukilah hamba jalan yang lurus, jalan yang penuh akan ridlo-Mu,,,
Yaa Allah Yaa Rabb, anugerahkanlah kepada kami kesabaran dan keikhlasan dalam menjalankan segala ketetapan-Mu...
Yaa Allah Yaa Rabb, anugerahkanlah kepada kami kesempurnaan iman, keluasan ilmu sehingga dengannya kami bisa mengukuhkan diri ini sebagai hamba-Mu yang senantiasa beramal sholeh 

Yaa Allah jauhkanlah hamba dari perbuatan sia-sia, buruk sangka, dan perbuatan yang menjauhkan hamba dari ridlo-Mu... Amien...


اللهم يسر و لا تعسر, إن تيسير كل عسير عليك يسير... امين

Rabu, 03 Agustus 2011

Sebenarnya berita ini yang saya tunggu-tunggu dari kemaren,,, ternyata benar dugaan Saya Obama pasti akan menandatangani opsi SUN baru untuk keluar dari default utangnya ygn punya tenggat waktu sampai 3 Agustus tahun ini... Sungguh Mneggelikan, lucu dengan keadaan dunia ini, Amerika dengan kemampuan ekonominya yang sangat lemah, masih saja menjadi kiblat perekonomian dunia,,, sebenarnya cukup simple, bila kita ingin meghancurkan Amerika hanya dengan cukup dengan menghentikan segala aktifitas perjanjian dengan organisasi dunia yang menjadi alat Amerika untuk mengikat kerjasama-kerjasama multilateral dengannya... Mungkin yang mengikuti berita masalah utang amerika pasti juga sudah bisa membacanya... hhhhmmm,,, check this out...

TEMPO Interaktif, Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama akhirnya meneken Rancangan Undang-Undang yang mengesahkan batas maksimum utang baru Amerika Serikat (debt ceiling). Penandatanganan naskah RUU itu sekaligus membuat Amerika terhindar dari status gagal batar utang (default).

"Kami telah berbuat sebisa mungkin untuk membangkitkan ekonomi negeri ini dan membawa Amerika kembali produktif," kata Obama saat mengumumkan pengesahan utang baru itu di Washington.

Seperti dikutip kantor berita Associated Press, Obama meneken RUU itu tak lama setelah DPR  Amerika Serikat melakukan voting atas RUU ini di Capitol Hill, Washington DC, Senin malam waktu setempat atau Selasa, 2 Agustus 2011 waktu Indonesia. Voting itu menghasilkan 269 anggota DPR mendukung, sedangkan 161 menentang.

Penandatanganan naskah RUU itu, dilakukan pada 2 Agustus 2011 waktu Washington DC. Keputusan itu sungguh krusial karena berlangsung mepet, hanya sehari menjelang tenggat waktu pembayaran utang pemerintah Amerika kepada kreditur, terutama pemegang obligasi, yaitu 2 Agustus 2011 waktu setempat.

Soal batas utang ini akhirnya bisa diselesaikan setelah melalui perdebatan alot selama berminggu-minggu di Kongres antara kubu Demokrat pendukung pemerintah dengan kubu Partai Republik yang beroposisi. Kompromi terjadi setelah Obama melobi John Boehner, Ketua DPR dari Partai Republik melalui telepon.

Dengan penandatanganan RUU ini, Kongres mendukung proposal pemerintah untuk menaikkan batas utang maksimum sebesar US$ 2,4 triliun. Utang maksimum AS saat ini sebesar US$ 14,3 triliun. Dengan demikian, batas ini menjadi naik jadi US$ 16,5 triliun.

Meski begitu, kubu Republik yang menguasai mayoritas DPR memberikan catatan, pemerintahan Obama diminta menghemat anggaran sebesar US$ 2,3 triliun selama 10 tahun. Sebuah komisi khusus akan dibentuk untuk membahas pos mana saja yang akan mengalami penghematan.

Andai lobi dengan kubu republik itu gagal, maka pemerintahan Obama dianggap gagal menjaga citra Amerika di mata para kreditur karena Amerika dianggap berisiko gagal membayar utang.

Namun, pemerintahan Obama masih harus memikirkan bagaimana mengetatkan anggaran seperti yang disyaratkan Kongres. Obama sendiri berharap kubu oposisi mau berkompromi dan bersedia menyetujui usulan pemerintah untuk menaikkan pajak. Kenaikan itu diharapkan bisa menjadi solusi pemerintah untuk membayar utang baru dan mengatasi defisit anggaran.

Usulan kenaikan pajak itu masih jadi perdebatan di Kongres. Kubu Republik yang didukung para pengusaha merasa keberatan. Sebaliknya mereka menyoal pemerintahan Obama yang tidak efisien dan boros anggaran, terutama dalam subsidi layanan sosial dan kesehatan bagi rakyat.

http://www.tempointeraktif.com/hg/amerika/2011/08/03/brk,20110803-349753,id.html

Hukum Memanggil Isteri atau Suami dengan Ibu atau Ayah

Baru aja sempet nulis masalah politk ekonomi setelah beberapa hari fakum posting, mumpung masih pagi di hari ketiga Ramadhan sambil dengerin tilawah 30 Al-Qur'an oleh Musyari Rasyid nyempetin browsing di eramuslim.com rubrik ustadz menjawab menemukan artikel dari pertanyaan pembaca dengan judul "Hukum Memanggil Isteri atau Suami dengan Ibu atau Ayah"... Hmmm,,,, Menarik... اقرء هذه المقالة... 

Assalamu'alaykum ustadz..
Apa hukumnya memanggil suami/istri dengan sebutan papah/mamah atau umi/abi atau yan sejenis dg itu? Karena saya pernah mendengar bahwa itu dihukumi menyamakan suami/istri dg orang tua, sehingga konsekuensinya seperti berzina dengan orang tua? Bagaimana sunnah mengajarkan etika memanggil pasangan?

Ummu Fatih

Jawaban

Waalaikumussalam Wr Wb
Ummu Fatih yang dimuliakan Allah swt

Pertama :
Perkataan seorang suami kepada istrinya : kamu ummi (ibuku) atau ukhti (saudara perempuanku) atau ya mama mengandung zihar akan tetapi terjadi atau tidaknya zihar tersebut tergantung dari niatnya, berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya amal tergantung dari niat dan tiap-tiap orang tergantung dari apa yang dia niatkan” Muttafaq alaihi

Pada umunya seorang suami mengatakan seperti kata-kata diatas umtuk sebuah kelembutan atau penghargaan sehingga tidak terkategorikan sebuah zihar yang menjadikan istrinya haram bagi suaminya.
Ibnu Qudamah –semoga Allah merahmatinya—didalam kitab “al Mughni (8/6)—mengatakan,”Apabila seseorang mengatakan : Kamu bagai ummi atau seperti ummi dan jika ia meniatkan zihar maka terjadi zihar maka ia adalah zihar, menurut pendapat kebanyakan ulama. Sedangkan jika dia meniatkan sebuah kemuliaan dan penghargaan maka ia bukanlah zihar walaupun seseorang mengatakan : kamu ummi atau istriku ummi.”
Al Lajnah ad Daimah pernah ditanya tentang perkataan sebagian orang kepada istrinya,”Aku saudara lelakimu, kamu saudara perempuanku, maka apa hukumnya?”

Al Lajnah menjawab, ”Apabila seorang suami mengatakan kepada istrinya kamu ukhti, atau kamu ummi atau seperti ummi, atau kamu disisiku seperti ummi atau seperti ukhti maka jika dia menginginkan dengan perkataannya itu seperti apa yang disebutkannya berupa kemuliaan atau adanya hubungan dan kebaikan atau penghormatan atau tidak ada padanya niat atau bukti-bukti yang menunjukkan keinginannya untuk zhihar maka apa yang dikatakannya itu bukanlah zhihar dan tidak dikenakan apa-apa terhadapnya.

Akan tetapi, apabila dengan kata-kata itu atau sejenisnya menginginkan zhihar atau terdapat bukti yang menunjukkan adanya zhihar seperti munculnya kata-kata marah atau murka terhadapnya maka ia adalah zhihar yang diharamkan dan diharuskan baginya bertaubat serta kafarat sebelum dia mencampurinya berupa membebaskan budak. Sedang jika dia tidak mendapatkannya maka diharuskan baginya berpuasa selama dua bulan berturut-turut. Dan jika dia tidak menyanggupinya maka diharuskan baginya memberi makan enam puluh orang. (al Lajnah ad Daimah 20/274)

Kedua :
Sebagian ulama memakruhkan perkataan seorang suami kepada istrinya “Ya Mama atau ya Ukhti.” Berdasarkan riwayat Abu Daud (2210) bahwa seorang lelaki mengatakan kepada istrinya : Ya saudara perempuanku, maka Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Saudara perempuanmu kah dia! Beliau pun tidak menyukainya dan melarangnya.”

Yang benar adalah bahwa hal itu tidaklah makruh karena hadits tersebut tidaklah shahih dan telah dilemahkan oleh al Albani didalam “Dhaif Abu Daud”.

Syeikh Ibnu ‘Utsaimin—semoga Allah merahmatinya—pernah ditanya : Apakah dibolehkan bagi seorang suami mengatkan kepada istrinya ‘Ya Ukhti” dengan maksud cinta saja atau “Ya Ummi” dengan maksud cinta semata.

Beliau menjawab,”Ya, dibolehkan bagi seorang suami mengatakan kepadua istrinya : wahai Ukhti atau wahai Ummi atau kata-kata serupa yang menunjukkan rasa sayang dan cinta walaupun sebagian ahli ilmu memakruhkan perkataan suami kepada istrinya dengan ungkapan-ungkapan demikian. Akan tetapi tidaklah ada alasan memakruhkannya karena sesungguhnya amal perbuatan tergantung dari niatnya. Sementara lelaki itu tidaklah meniatkan dengan kata-kata itu bahwa istrinya adalah saudara perempuannya yang diharamkan karena mahramnya. Sesungguhnya ia mengatakan demikian dengan maksud sayang dan cinta kepadanya. Dan segala sesuatu yang menjadi sebab kecintaan diantara suami istri baik yang keluar dari suami maupun istri maka hal itu adalah perkara yang dituntut.” (Fatawa Barnamij Nuur ‘ala ad Darbi” – (Fatawa Sual wa Jawab No. 83386)

Sebagaimana penjelasan diatas bahwa hendaklah panggilan seorang suami terhadap istrinya atau sebaliknya adalah panggilan yang berisi penghormatan atau penghargaan yang dengannya bisa saling menguatkan perasaan cinta dan sayang diantara mereka berdua.

Seperti panggilan Rasulullah shalalllahu ‘alahi wa sallam terhadap istrinya dengan sebutan “wahai Humairo” (Yang kemerah-kemerahan), sebagaimana disebutkan didalam beberapa haditsnya, diantaranya hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Aisyah bahwa Rasulullah bersabda,” Beliau menjawab: "Wahai Humaira, barangsiapa memberi api seakan-akan ia telah bersedekah dengan semua yang telah dimatangkan oleh api itu, barangsiapa memberi garam, seakan-akan ia telah bersedekah dengan semua yang telah dibuat nikmat oleh garam itu, barangsiapa memberi minum seorang muslim satu teguk saat ia mendapatkan air, seakan-akan ia telah membebaskan seorang budak, dan barangsiapa memberi minum seorang muslim satu teguk saat ia tidak mendapatkan air, maka seakan-akan ia telah menghidupkannya."

Meskipun hadits diatas atau hadits-hadits lainnya yang berisi panggilan Rasulullah shalallahu ‘alaihi terhadap istrinya dengan “Wahai Humairo” adalah lemah, sebagaimana disebutkan Syeikh al Albani didalam kitab “as Silsilah adh Dhaifah” namun secara makna panggilan tersebut dapat menyenangkan hati istri dan mengeratkan cinta dan sayang diantara suami istri.

Wallahu A’lam

Quo Vadis Indonesia?


Quo vadis, Beranjak dari kebingungan apa makna dari kalimat tersebut Saya pun mencoba untuk menanyakan pada Wikipedia. Quo vadis merupakan kalimat dalam bahasa Latin dimana secara harfiah adalah "Kemana engkau pergi?, kemana engkau pergi Indonesia?

Beranjak dari berbagai kebingungan pada sebagian besar masyarakat Indonesia pada kasus Nazaruddin dan partai berkuasa Demokrat, dan kenapa tiba-tiba ketua DPR Marzuki Alie melontarkan statement pembubaran KPK sebagai institusi yang diharapkan dapat membongkar kemelut korupsi sistemik yang melanda negeri ini, dimana "dicurigai" dilakukan oleh para elit sekaligus pembesar partai berkuasa. 

Berikut pernyataannya disadur dari kompas.com

“KPK adalah lembaga ad hoc. Kalau lembaga ad hoc ini sudah tidak dipercaya, apa gunanya kami dirikan lembaga ini? Nyatanya, tidak membawa perubahan juga. Jadi, lebih banyak manuver politik daripada memberantas korupsi,” katanya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/7/2011).

Sontak sekali, pernyataan anggota dewan Pembina PD tersebut menghasilkan ekspresi beragam dari beberapa elit partai persaing dan PD sendiri, geram, lucu bahkan terdapat beberapa kubu anggota DPR untuk menggalang mosi tidak percaya terhadap sang pemimpin tertinggi di lembaga legislatif tersebut.

Aneh bukan?
KPK didirikan sebagai lembaga ad hoc kurang lebih atas dasar pemukulan tabuh genderang perang terhadap Korupsi yang ditabuh oleh SBY sebagai slogan politiknya, menghipnotis mayoritas penduduk Indonesia yang sedang kebingungan atas berbagai masalah yang dihadapi karena tingginya angka korupsi di negeri ini dan berhasil membawanya pada kursi kekuasaan untuk keduakalinya.

Ketidak percayaan terhadap lembaga hukum kejaksaan dan institusi Polri juga ikut andil bagi pembentukan KPK itu sendiri, sehingga memerlukan lembaga yang benar-benar independent untuk memberantas korupsi. Namun dalam perjalanannya mengalami berbagai kejadian, mulai dari kerapuhan iternal hingga rongrongan pihak eksternal dengan berbagai kepentingan.

Terpaan angin badai politik dengan aroma haus kekuasaan dan berbagai motif kepentingan individu maupun golongan berakibat pada tingginya tuntutan kinerja dari KPK. Sehingga banyak sekali serangan-serangan yang ditujukan pada lembaga ad hoc independent ini. Sehingga secara kasat mata dapat ditarik hipotesa bahwa siapapun yang tidak setuju dengan keberadaan KPK, berarti tidak memusuhi atau "pro" korupsi. Dalam pembahasan ini perlu diperhatikan bahwa penulis tidak mengatakan bahwa Marzuki Alie "pro" korupsi atau ada upaya untuk melindungi koruptor dengan pembubaran KPK. Tapi dalam kancah perpolitikan kapitalis seperti ini semuanya serba memungkinkan.

Aneh, di tengah berkecamuknya kasus korupsi yang mendera kader PD, kenapa anggota pembina PD sekaligus orang nomor satu di tingkat legislatif melempar bola api liar di tengah panasnya hiruk pikuk persaingan politik menuju 2014. Meskipun muungkin Marzuki Alie tidak bermaksud untuk membubarkan secara seirus namun hal ini dapat saja menjadi berkah bagi lawan politik untuk melibas habis kepercayaan masyarkat pada PD.

Kasihan Rakyat

Sungguh kasihan nasib rakyat negeri ini, 66 tahun silam sudah memproklamasikan kemerdekaan, melewati fase reformasi, berkali-kali ganti pemimpin, kabinet, amandemen undang-undang serta berbagai kebijakan. namun tak kunjung berubah pada perbaikan. Semua menuju pada kemunduran. Baik memang namun hanya dalam hitungan angka dan pola permainannya, katakan saja pertumbuhan ekonomi pada tahun 2010 sebagaimana dikemukakan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo via metrotvnews.com yang mencapai 6,1 persen dan menurangi angka kemiskinan cuma 1 persen dari tahun sebelumnya. Lalu dimana korelasi antara pertumbuhan ekonomi dengan tingkat kemiskinan atau kesejahteraan, sejatinya pertumbuhan ekonomi memiliki korelasi posotif dengan kesejahteraan rakyat. Namun sayang pertumbuhan itu tak banyak berdampak bagi tingkat kesejahteraan rakyat.

Pertumbuhan ekonomi saat ini dilihat dari adanya tingkat konsumsi yang tinggi pada segelintir orang, bisa dilihat bagaimana peningkatan penjualan barang otomotif berkelas yang mencapai angka 73,3% (04/08/2011, m.inilah.com), pertumbuhan juga terjadi karena banyaknya investasi asing dalam valas yang kita tahu semua itu hanya akan menyebabkab buble economic, sekedar pengetahun seperti yang diungkapkan oleh PMA via bisnis.vivsnews.com (20 April 2011) bahwa investasi asing per triwulan I 2011 meningkat 11,8 persen dari Rp 35,4 triliun menjadi Rp39,5 triliun. Semua itu sudah jelas mengindikasikan ketidak sesuaian dengan konsep dasar ekonomi kapitalis sendiri dimana dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dihitung dari PDB. Bukankah ini sebuah kebohongan?. Fakta tersebut juga mengindikasikan bahwa perekonomian tumbuh hanya pada segelintir orang saja dan jelas belum merata.

Rakyat disibukkan bagaimana dapat bertahan hidup, entah bagaimana kualitas hidupnya, bagimana pendidikannya, belum lagi berbicara pada tataran aqidah. Terciptanya mental "asalkan bisa hidup aja udah syukur", itulah realita sekarang, mungkin juga para pembaca juga demikian. Belum lagi kita berbicara lebih jauh pada bidang pendidikan, kesehatan atau bahkan rakyat saat ini karena sibuk untuk bertahan hidup lupa untuk beribadah. Na'udzubillahi mindzalik.

Lalu dimana para penguasa negeri ini? Mengapa setiap kita melihat mereka hanya disibukkan dengan urusan internal partai, disibukkan menutupi keburukan individu, disibukkan dengan manuver perang politik demi kekuasaan, dan lalai akan urusan rakyat.

Inilah politik kapitalis, politik menjadikan kekuasaan sebagai tujuan dan alat meraup keuntungan bagi individu dan golongan. Sangat berbeda dengan politik Islam dimana menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk mengayomi rakyat, memajukan tingkat pemikiran, meningkatkan kualitas  hidup serta menigkatkan dan melindungi kualitas akidahnya.

Bila para elit hanya disibukkan dengan urusan golongan atau internal partai lalu kapan mereka akan mengurus kepentingan rakyat, lalu mau dibawa kemana negeri ini?

Rabu, 27 Juli 2011

Armada Masa Depan


 Lagu yang sempat menjadi RBT, sangat menginspirasi, bahkan inilah yang sempat mengingatkan diri untuk segera berubah dan berhijrah,,, Shubhanallah,,,


Armada Masa Depan 
By Ada Band


Indah persahabatan
Ta pernah hilang di memori ini
Tertawa bersama
Meski selalu diiringi oleh kesedihan
Penuh warna

Bila tlah dewasa
Terkadang kita kekanak-kanakan
Selalu berkhayal
Namun melangkah dengan cita - cita yang mulia
Anugerah sang kuasa

Reff :

Kitalah armada masa depan
Yang akan mengukir dunia
Raih semua bintang
Dan tebarkan sinarnya terangi semesta

Takkan dipungkiri
Nanti kita akan menjadi tua
Jangan dibiarkan bergulirnya waktu
Hanyalah memakan usia
Tak jelas tujuannya

Reff...

Bridge :
Hempaskan ragu dan kegalauan
Gapailah semua angan mimpimu
Cerahnya hari bila tercipta
Maha karya anak manusia
 
Source: http://liriklaguindonesia.net/a/ada-band/ada-band-armada-masa-depan/#ixzz1TOlfGkVx

Download Music Here ^_^

Gas di Batola Paling (Berita Yang Terabaikan)

Berita yang terbaikan, masyarakat tak tahu apa yang sedang terjadi,,,
Insya Allah akan diangkat pada beberapa kesempatan,,,
 
Awal 2011, Eksplorasi di Anjir Muara 
Minggu, 9 Januari 2011
 
MARABAHAN – Masih adanya ketakutan dari sebagian masyarakat yang berada di sekitar kawasan titik pengeboran gas disebabkan mereka tidak ingin belakangan hari nanti terjadi kasus seperti “Lumpur Lapindo” di daerah Pulau Jawa, beberapa waktu lalu.

Namun demikian, menurut Wakil Bupati Barito Kuala (Batola) H Sukardhi, gas metan yang terkandung di Batola ini tidak sampai membahayakan masyarakat. “Gas di tempat kita ini paling aman alias paling jinak, karena gas nya berada diantara rongga. Jadi jangan khawatir,”  ucapnya, baru-baru tadi.

Sukardhi mengatakan, titik yang akan dilakukan pengeboran di Kabupaten Batola termasuk paling banyak jika dibandingkan dengan daerah lainnya. Yakni tersebar di beberapa kecamatan. Perkembangan hingga saat ini, dalam waktu  tidak terlalu lama lagi, ada satu titik  yang akan dimulai kegiatan eksplorasi, yaitu di Kecamatan Anjir Muara, akan tetapi masih dalam tahap koordinasi lahan.
”Di Anjir Muara sekarang sudah dalam tahap koordinasi lahan untuk eksplorasi,” cetusnya seraya mengatakan kalau masalah lahan telah selesai, maka pihak perusahaan tahapan awalnya akan melakukan pengurukan.

Ia mengharapkan, jika eksplorasi di Kecamatan Anjir Muara terlaksana, masyarakat pada kecamatan yang akan terkena titik pengeboran bisa melihat dan menjadi pembelajaran.”Kalau nanti sudah mulai dikerjakan bisa sebagai contoh atau acuan masyarakat lainnya,” imbuh Sukardhi.
Dijelaskan, adanya sebagian masyarakat yang tidak setuju ada pengerjaan pengeboran di sekitar tempat tinggal mereka, diakuinya bisa menghambat proses, tapi hal itu juga mungkin disebabkan kurangnya sosialisasi terhadap para masyarakat.

”Mengenai permasalahan di Rantau Badauh,  pihak perusahaan juga sudah ada bertemu saya membicarakan masalah itu. Saya bilang, jangan kalau ada masalah baru menemui pemerintah daerah,” ujarnya.
Menurut Sukardhi, bahkan perusahaan tak pernah memberitahukan dengan jelas, dimana saja letak titik pengeboran yang dipermasalahkan warga di Rantau Badauh. Padahal, jika kejelasan mengenai titik pengeboran diketahui, pihak pemerintah kabupaten bisa membantu langkah-langkah penyelesaian.
”Kami akan mengadakan pertemuan dengan masyarakat dan para tokoh untuk membicarakannya, karena ini untuk kepentingan bersama,” cetusnya.

Terpisah, Head Refresentatif  PT Indo Barambai, Wisman mengatakan, pelaksanaan pengeboran di Kecamatan Anjir Muara diperkirakan dapat dilakukan sekitar awal tahun 2011 ini juga. Karena, semua konstruksinya sudah selesai.

“Februari 2011 sudah pengeboran di Kecamatan Anjir Muara Desa Anjir Muara Serapat dengan luas lokasi 3 – 4 hektar,”  ucap Wisman yang ditemui koran ini sedang mengurus izin IMB dan  HO di Kantor KPT Marabahan, baru-baru tadi.

Ditanya mengenai masih adanya warga di titik lokasi rencana pengeboran yang ada di Kecamatan Rantau Badauh, Wisman mengharapkan adanya bantuan dari pihak pemerintah kabupaten sebagai mediasi kepada masyarakat.  (gmp)

http://www.radarbanjarmasin.co.id/index.php/berita/detail/37/7914


Batola Eksplorasi Gas Metan

Tribun Kalteng - Senin, 13 Juni 2011 10:33 WIB


TRIBUNKALTENG.COM, MARABAHAN - Lokasi pengeboran gas metan di kawasan Anjir Muara tak lama lagi akan dilakukan oleh PT Barambai Gas Methan.

Pihak perusahaan sudah mempersiapkan jalan untuk memasukan alat-alat berat ke lokasi pengeboran.
Jembatan yang diperkirakan tak mampu menahan alat berat diganti perusahaan.

"Setelah alat berat masuk, perusahaan akan melakukan pengeboran," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Ir Hanafi Ali.

Sesuai dengan janji perusahaan, jalan milik pemerintah yang dilintasi alat berat perusahaan akan diperbaiki. Karena lokasi pengeboran di Anjir Muara di tepi ruas jalan Tamansari Bunga, maka menjadi tanggungjawab perusahaan untuk memperbaiki jalan dan jembatan.

Pengeboran gas metan yang dilakukan PT Barambai Gas Metan tertunda karena air pasang. Dipastikan pada 2011 ini akan dilakukan pengeboran.

"Perusahaan belum memastikan kapan pengeboran dimulai karena menunggu alat berat masuk ke lokasi," kata Hanafi Ali.

Penulis : A Mas Ramadhani
Editor : edinayanti
 
http://kalteng.tribunnews.com/2011/06/13/batola-eksplorasi-gas-metan
 
http://v3.baritokualakab.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=146:gas-metan-segera-di-explorasi&catid=53:sda

Waspada! Ngebor Air Tanah Malah Nyembur Gas
Banjarmasinpost.co.id - Minggu, 12 Desember 2010 | 20:00 Wita
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Walaupun gas alam di Kabupaten Barito Kuala (Batola) jauh berbeda dengan di Sidoarjo, namun tetap saja harus diawaspadai. Karena bias saja terjadi saat mengebor air tanah, malah menyembur gas methane.
   
Kabupaten Batola dipridiksi memiliki kekayaan sumber daya alam berupa gas metan. Ada beberapa gas yang menyebur ke permukaan seperti yang terdapat di Barambai, dan saat ini perusahaan pengeboran sudah melakukan pengeboran.

Mengingat potensi gas methane (CBM) di wilayah Batola cukup tinggi, membuat pemkab setempat mewaspadai pengeboran air bawah tanah, terutama di daerah rawan.

Karena itu, Pemkab Batola bekerjasama dengan Unit Pelayanan Jasa Sumber Daya Mineral dan Energi (UPJ-SDME) Provinsi Kalsel melakukan sosialisasi pemetaan air bawah tanah di daerah rawan semburan gas.

Sosialisasi yang melibatkan para kepala SKPD terkait, para camat, lurah dan kades se-Batola tersebut dengan menghadirkan nara sumber dari Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalsel.

Tujuan sosialisasii dapat penyebarluaskan berbagai informasi mengenai hasil survey pemetaaan air bawah tanah, sehingga dapat menjadi acuan pihak terkait dan masyarakat, terutama untuk pemanfaatan air bawah tanah, di wilayah rawan semburan gas, tutur Kepala Bappeda Batola Ir Rahimul Yakin di sela-sela Sosialisasi Pemetaan Air Bawah Tanah di Daerah Rawan Semburan Gas di Aula Bappeda Batola.

Sekretaris Daerah Ir Supriyono mewakili Bupati Batola H Hasanuddin Murad  menilai, kegiatan ini sebagai upaya konkrit dalam menyebarkan berbagai informasi sehingga dapat menjadi informasi penting bagi masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas di wilayah semburan gas methane.

Hal ini sangat penting untuk diketahui, karena di bebarapa wilayah Batola terdapat potensi gas methane yang ditandai terjadinya semburan gas methane di beberapa titik akibat aktivitas yang dilakukan masyarakat.

Untuk itu, katanya, perlu dipahami sebaik-baiknya berbagai aspek perlakuan, cara dan tindakan yang spesifik terhadap kebaradaan gas methane. Hal ini memerlukan partisipasi dan peran aktif masyarakat dan pihak terkait guna mengantisipasi dan mencegah berbagai persoalan yang mungkin terjadi, disebabkan minimnya informasi tentang berbagai hal menyangkut keberadaan gas methane dan segenap aspeknya.

Dengan demikian, menurut bupati, ke depan kegiatan sosialisasi ini perlu dilaksanakan secara lebih optimal, tidak saja terbatas pada kegiatan sosialisasi namun dapat pula dilaksanakan secara lebih luas, agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memahami.

Selanjutnya mampu bertindak secara tepat, sehinga dapat menghindari dari kemungkinan terjadinya dampak merugikan bagi masyarakat.
http://forum.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/2010/12/12/66846/hubungikami

Agustus, Gas Metan Batola Dieksplorasi
Banjarmasinpost.co.id - Selasa, 27 Juli 2010 | 20:20 Wita
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Menyemburkan gas metan di Kecamatan Barambai belum dapat menjadi bukti bahwa Kabupaten Barito Kuala (Batola) kaya dengan potensi alam berupa gas metan.

Untuk membuktikan kaya atau tidaknya ‘Bumi selidah’ dengan gas metan, tiga perusahaan yang berada dibawah Exon Mobile bulan depan (Agustus) akan melakukan eksplorasi.

Tiga perusahaan itu adalah PT Indo Barambai Gas, PT Barito Basin Gas dan PT Trisakti Gas Metan. Ketiganya akan meneliti layak atau tidaknya gas metan yang ada di perut bumi Batola.

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Batola Ir Hanafi Ali, tiga perusahaan tersebut akan melakukan eksplorasi di sejumlah titik yang masuk dalam wilayah Kabupaten Batola.

“Ada 22 titik yang akan dilakukan pengeboran dalam tahap eksplorasi ini,” kata Hanafi Ali kepada www.banjarmasinpost.co.id, Selasa (27/7/2010).

Tiga perusahaan tersebut sudah mendapatkan izin eksploarasi untuk tiga blok selama empat tahun.  Blok pertama dimanakan Tapin-Barito, blok kedua Banjar I-Barito, dan blok ketiga Banjar II-Barito.

Ketiga blok tersebut bukan hanya berada di Kabupaten Batola, tapi juga  berada di Kabupaten Tapin dan kabupaten Banjar. Karenanya, kata Hanafi Ali, segala perizinan di tangan pemerintah propinsi Kalsel.

Lokasi yang masuk wilayah Kabupaten Batola meliputi 7 kecamatan di 15 desa. Blok Tapin-Barito terdapat tujuh titik yang akan dilakukan pengeboran di antaranya desa Ulu Benteng, Balukung, Karya Tani, Antaraya, Palingkau dan Karya Makmur.

Blok Banjar I-Barito ada tujuh titik di antara di Simpang Arja, Lok Rawa, Suka Ramai, Ragas Surya, Dwi pasari Kolam Kiri dan lepasan. Blok banjar II-barito terdapat 8 titik di antaranya di desa Purwosari, Anjir Serapat Anjir Muara Baru, Hilir Mesjid, desa Tabunganen, sei telan besar, dan Kuala Lupak.

“Semua titik itu diprediksi ada gas metannya,  tapi belum tahu layak atau tidaknya” kata Hanafi Ali.

Gas metan yang berada di kawasan Barito Kuala diperkirakan di kedalaman 1,5 kilometer. Gas metan berada di sela-sela batubara  dan masih bercampur dengan air. Gas nanti akan disedot setelah dilakukan pengeboran, sedalam 1,5 kilometer dan kemudian dipisahkan antara gas dan air.

Ketika ditanya titik pengeboran yang lebih dulu dilaksanakan pada bulan Agustus, Hanafi Ali menyebutkan blok Tapin-Barito yaitu di Ulu Benteng, balukung. Blok Banjar I-Barito yaitu di Simpang Arja, Lok rawa dan Suka Ramai, sedangkan di blok Banjar II-Barito yaitu di desa Purwosari, Anjir serapat, Tabunganen.

Ditambahkan Hanafi, lahan yang dipergunakan tiga perusahaan untuk pengeboran belum digantirugi oleh pihak perusahaan. Sebab, katanya, lahan yang dilakukan pengeboran belum tentu gas metan layak. “Status lahan masyarakat hanya dalam bentuk sewa,” ujar Hanafi Ali.

Kepala Badan Lingkungan Hidup ini juga menyampaikan, pihak perusahaan sebelum pengeboran terlebih dulu melakukan sosialisasi, bahkan pihak perusahaan berjanji untuk melakukan kegiatan adapt setempat. “Merekan juga berjanji untuk merekrut tenaga setempat,” kata Hanafi Ali.
 
http://forum.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/2010/7/27/51643/hubungikami
Bupati Tanyakan Kelanjutan Pengeboran Gas
Banjarmasinpost.co.id - Rabu, 6 Oktober 2010 | 21:58 Wita
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Rencana tiga perusahaan yang akan melakukan eksplorasi di wilayah Barito Kuala (Batola) pada awal Agustsus lalu sampai sekarang tidak terlihat ada aktivitas di lapangan.
   
Karena sudah sewajarnya, Bupati Barito Kuala (Batola) H Hasanuddin Murad menanyakan kelanjutan dari kegiatan pemboran gas metana batu bara (CBM) di daerahnya. Pertanyaan ini disampaikan orang nomor satu di Batola pada saat ekspose, Rabu (6/10/2010).

“Kami ingin tahu, sejauhmana kelanjutan kegiatan pemboran CBM yang dilaksanakan,” tanya Hasanuddin Murad di hadapan para perwakilan kontraktor pelaksana kegiatan pemboran yakni PT Indobarambai Gas Methan (IGM), PT Barito Basin Gas (BBG), dan PT Trisakti Gas Methan (TGM).

Sosialisasi rencana pemboran gas metana di Batola yang dihadiri 5 orang perwakilan ketiga perusahaan yakni Ny Elvera Putri, Anwar Iska, Mitro, Wisman P, dan Helda Fitriah ini dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Drs H Johansyah MSi.

Selain menanyakan tentang kelanjutan, bupati yang mantan anggota Komisi V DPR-RI dua periode ini juga mengharapkan pihak perusahaan sebagai operator eksplorasi gas yang dibentuk PT Sugico dan Exxon Mobil meningkatkan intensitas sosialisasi ke masyarakat serta meningkatkan koordinasi dengan pemda.

Dengan ini masyarakat benar-benar dapat mengetahui kemajuan kegiatan yang dilakukan serta titik lokasi yang menjadi objek pengeboran.

Permintaan orang nomor satu di jajaran Pemkab Batola ini cukup berasalan, mengingat beberapa waktu lalu dikabarkan bupati sempat mau menjadi sasaran demo warga Barambai.

Warga mengira bupati yang memindahkan lokasi pengeboran yang tadinya santer dikabarkan akan dilakukan di wilayah Kecamatan Barambai, namun dalam perkembangannya berpindah ke wilayah lainnya.
Hasanuddin Murad berharap kehadiran perusahaan pertambangan gas di wilayahnya memberikan multi plyer effect kepada masyarakat baik menyangkut tenaga kerja lokal termasuk para kontraktornya.

Dengan begitu, diharapkan masyarakat akan merasakan manfaat langsung, sehingga tertanam rasa memiliki terhadap kehadiran perusahaan.

Terkait dengan seringnya koordinasi yang dilakukan pihak perusahaan, diharapkan pihak pemda akan mengikuti perkembangan. Sehingga apabila terjadi permasalahan di masyarakat sedikit banyaknya pemda dapat memberikan penjelasan atau solusi jalan keluar.

Elvera Putri dari perwakilan kontraktor pelaksana kegiatan pemboran menjelaskan, kegiatan eksplorasi gas metana batubara di Kalsel yang sekarang berjalan berada di tiga blok yaitu Blok Banjar I, Blok Banjar II, dan Blok Tapin. Sedangkan Batola tergabung pada Blok Banjar I.

Pada tahun 2010 ini pihak kontraktor pelaksana pemboran akan melaksanakan kegiatan di tiga titik yakni di wilayah Desa Semangat Dalam Kecamatan Alalak, Desa Anjir Serapat Muara I Kecamatan Anjir Muara, dan Desa Gampa Asahi Kecamatan Rantau Badauh.
Kepala Dinas PU Batola Ir Abdul Manaf mengusulkan adanya pemisahan tersendiri terhadap blok pengeboran yang dilakukan. Misalnya di wilayah Batola dinamakan Blok Batola sendiri dan daerah lainnya sesuai nama daerah masing-masing.

http://forum.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/2010/10/6/58490/hubungikami


Oktober 2010 Ekplorasi Gas Barambai Dimulai

Sabtu, 13 Maret 2010 10:29
Marabahan, KP - Pihak investor gas merencanakan memulai tahapan eksplorasi gas di Kecamatan Barambai Kabupaten Barito Kuala (Batola), pada bulan Oktober 2010 mendatang.
Rencana ini, terungkap dalam ekspose tiga perusahaan gas yang berada di bawah PT Sugico Grup, yakni PT Indo Barambai Gas Methane, PT Barito Basin Gas serta PT Tri Sakti Gas Methane, di Aula Bahalap Marabahan, Rabu (10/3).

Di hadapan Bupati Batola H Hasanuddin Murad, Ketua DPRD H Husain Akhmad, Wakil Bupati H Sukardhi, Sekretaris Daerah Supriyono, dan para pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Batola, pihak BP Migas Yayat Hidayat, dalam pengantar eksposenya mengatakan, ekspose yang diselenggarakan kemarin merupakan kelanjutan pertemuan yang dilaksanakan Oktober tahun 2009 lalu.

Di hadapan para perwakilan investor yang berjumlah 11 orang itu, Yayat memaparkan, pihak investor merencanakan akan memulai pengeboran pada Oktober 2010 mendatang. Hanya saja, dalam upaya itu diperlukan tahapan mulai dari membangun lokasi, mengkonstruksi, hingga pelaksanaan pengeboran. Sedangkan lokasinya, sebagian berada di Kabupaten Batola, Tapin, dan Kabupaten Banjar.

``Sedangkan, hasilnya sesuai kontrak akan dilakukan bagi hasil, baik ke pusat maupun pemerintah daerah. Untuk itu, melalui BP Migas, para investor mohon dukungan, terutama terkait masalah perizinan dan lainnya,’’ tuturnya.

Menanggapi hal itu, Bupati H Hasanuddin Murad menyatakan, kesiapan pemerintah daerah dalam memberikan dukungan untuk kelancaran produksi gas di wilayah Batola.

Namun demikian, ia mengharapkan terkait segala permasalahan yang berhubungan dengan produksi gas hendaknya dikoordinasikan dengan pemerintah daerah, terutama menyangkut pembelian atau sewa lahan.
Bupati memaparkan, jika perusahaan berkoordinasi dalam pembelian atau sewa lahan, maka setidaknya pemerintah daerah, dapat membantu penyelesaian harga, agar tidak dipermainkan oleh para tengkulak tanah.
Hasanuddin Murad juga menyinggung, rencana sistem sewa lahan yang dilakukan pihak investor, yaitu selain berdampak positif lantaran efisien biaya namun juga berdampak lain terhadap lingkungan. ``Sehubungan dengan itu, saya minta masalah ini hendaknya turut dipikirkan,’’ tandasnya.

Pada Kesempatan itu, Setya dari PT Indo Barambai Gas Methane dan merupakan perpanjangan teknis eksplorasi dari Exxon Mobile memaparkan, pihaknya akan memulai tahapan ekspolarasi sekitar kuartal IV tahun 2010.

Dalam tahapan eksplorasi tersebut, pihak perusahaan memerlukan 10 titik sumur bor di tiga kabupaten yakni Banjar, Tapin, dan Batola. Diperkirakan, jelas Setya, di 2010 ini telah dilakukan pengeboran sekitar 4 – 5 sumur. ``Sedangkan sisanya, akan dilanjutkan penggaliannya di 2011. Proses eksplorasi ini, memerlukan waktu sekitar tiga tahun,’’ beber Setya.

Lamanya waktu ini, sambungnya, karena banyak proses yang dilakukan seperti proses evaluasi prospek CBM (Coal Bed Methane), survei geofisika dangkal, pemboran sumur pengujian aliran, tahap pengetesan, pemboran sumur CBM, perlindungan lingkungan, dan lainnya.

Dari proses yang dilakukan, setelah dilakukan penelitian ternyata memberikan prospek keuntungan, menurut Setya, baru perusahaan memutuskan untuk melakukan eksploitasi. (K-6)

http://www.kalimantanpost.com/banua-kita/batola/2008-oktober-2010-ekplorasi-gas-barambai-dimulai.html

Areal Gas Metana Dikapling Pengusaha

Kamis, 12-06-2008 | 00:31:16
BANJARBARU, BPOST - Pengembangan energi baru berupa gas metana batu bara atau coal bed methane (CBM)oleh Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk mengatasi kesulitan bahan bakar minyak, bukan sekadar rencana. Sejumlah pengusaha sudah mengajukan izin pengambilan sumber daya alam itu pada lahan potensial CBM di tiga kabupaten di Kalsel.

Berdasarkan data Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kalsel, sudah ada 35 calon investor yang mengajukan permohonan izin ke pemerintah pusat untuk menggarap sumber daya alam gas itu.

Dari paparan Dirjen Minyak dan Gas Departemen ESDM saat melakukan konsultasi penawaran wilayah kerja CBM/GMB di Kalsel awal Juni lalu di Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Batola dan Tanah Laut menjadi daerah yang dituju para calon investor.

Tanah Laut menjadi daerah terbanyak serbuan investor yaitu 22 calon pemegang izin pengeboran gas. Disusul 10 izin yang diajukan ke Kabupaten Banjar 3 izin di Batola.

Namun, sebagian lahan yang dilirik itu sebagai lahan yang telah memiliki konsesi izin kuasa pertambangan (KP) batu bara. Padahal, di areal itu secara ekonomis geologis, tidak memiliki kandungan batu bara.
Seperti yang terjadi di areal lumpur panas Barambai di Kabupaten Barito Kuala (Batola). Distamben Kalsel menerima protes tertulis dari PT Trans Asia karena sudah ada tiga perusahaan yaitu PT Katya Inti Energi, PT Delapan Inti Power dan PT Tansri Madjid Energi yang sudah mengapling kawasan tersebut sebagai kawasan izin KP penyelidikan umum bahan galian batu bara. Bersamaan perusahaan Trans Asia mengajukan permohonan menggarap CBM/GMB.

Kadistamben Kalsel menduga protes itu ada kaitannya dengan izin pengambilan gas CBM/GMB. Pasalnya, saat ekspos Dirjen Migas di Banjarbaru, disebutkan sesuai Peraturan Menteri ESDM No 033/2006, wilayah kerja gas metana ini bisa diberikan kepada badan usaha atau bentuk usaha tetap di dalam wilayah hukum pertambangan Indonesia.

Salah satu syarat mendapatkan wilayah kerja atau izin ini jika kawasan yang akan digarap gas metannya berasal dari wilayah pertambangan berbentuk izin KP batu bara juga Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B).

"Di sana itu kan daerahnya rawa. Secara geologis ekonomisnya tidak ada kandungan batu bara," ujarnya. (niz)

Potensi Terbesar di Barito
Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro seperti dilansir harian ini Selasa (10/6), menyebutkan, sumber CBM melimpah di Sumatera Selatan, Sumatera Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Berdasarkan data Bank Dunia, konsentrasi potensi terbesar terletak di Kalimantan dan Sumatera.

Di Kalimantan Timur, antara lain tersebar di Kabupaten Berau dengan kandungan sekitar 8,4 TSCF, Pasir/Asem (3 TSCF), Tarakan (17,5 TSCF), dan Kutai (80,4 TSCF). Kabupaten Barito, Kalimantan Tengah (101,6 TSCF). Sementara itu di Sumatera Tengah (52,5 TSCF), Sumatera Selatan (183 TSCF), dan Bengkulu 3,6 TSCF, sisanya terletak di Jatibarang, Jawa Barat (0,8 TSCF) dan Sulawesi (2 TSCF).

Khusus di Sungai Barito, penelusuran ke sejumlah literatur pertambangan diketahui memiliki pontensi CBM yang cukup besar. Urutan kedua setelah sungai-sungai di Sumatra Selatan. Bahkan Sungai Barito tidak kalah dibandingkan dengan sungai-sungai CBM terbaik di Amerika Serikat.

Sungai Barito memang tidak menghasilkan gas dan minyak yang signifikan, tapi memiliki lapisan batu bara bergas yang tebal hingga 500 kaki. (niz)

http://klipinglainnya.blogspot.com/2008/06/investor-galuh-cempaka-kaget.html

Senin, 25 Juli 2011

Inilah Lelaki Idamanmu…

Shubhanannoh,,,


Luar biasa tulisannya, semoga tulisan ini bermanfaat sebagai bahan muhasabah diri dan Saya pribadi dapat senantiasa terus-menerus memperbaiki diri sebagaimana telah Allah firmankan bahwa  "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga). (QS. An-Nuur: 26)

===========================================================

Ada seorang akhwat yang mengatakan ingin mendapatkan suami yang punya penghasilan yang mapan, gagah, bermata teduh, tegap, tampan, senyumnya menawan, berhidung mancung dan… stop! Ukht, anti mau cari calon suami apa mau audisi bintang sinetron? Seorang pendamping yang ideal tidak bisa dinilai dari segi fisik atau materi saja, walau memang lelaki yang “ganteng” mampu menyejukkan pandangan mata, namun apa artinya kalau mata sejuk namun hati jadi biru lebam, walaupun suami yang kaya raya mampu membelikan segala yang engkau inginkan, tapi mampukah dia membelikan surga buatmu?

Jawabannya adalah “Tidak”! wahai saudariku, bukankah engkau menginginkan kebahagiaan yang tiada akhirnya, bukankah kasih sayang dan kelembutan yang selama ini menjadi impianmu, lelaki ideal memang susah dicari, namun bukan hanya “bentuk ideal” yang mampu membuatmu bahagia dan mengantarkanmu menuju rumah tangga yang sakinah, lelaki ideal memang sebuah harapan, namun kadang sebuah harapan yang terpenuhi tak mampu menghadirkan indahnya bahtera rumah tangga.

Sosok ideal seperti gambaran di atas memang telah menjadi patokan dan syarat di sebagian besar akhwat (kalau mau jujur), selain alasan agar sejuk dilihat dan tidak membosankan pandangan, alasan lain adalah agar tidak memalukan di hadapan umahat yang lain kelak! Duhai kasihan saudaraku para ikhwan yang tidak masuk kriteria ini, dan juga penulis mungkin tidak bisa memenuhi syarat-syarat ini, namun sebuah realita dan kenyataan yang ada di lapangan tetap sebuah fakta.

Kenyataan yang terjadi bahwa para ikhwan juga bukan pelanggan tempat-tempat fitness, seorang ikhwan pernah menyampaikan, “yaa akhi mau olah raga yang paling murah lari pagi dan jalan kaki banyak fitnah pandangan mata, kalau malam memang sepi tapi takut dikira maling atau teroris, atau malah kena paru-paru basah!” Ishbir ya akhi, tidak sampai sebegitunya juga kok, meski artikel ini penulis tujukan buat akhwat yang mau cari suami, buat ikhwan yang sedang mau cari belahan hidup juga bisa dipakai sebagai introspeksi apakah sudah memiliki kriteria berikut ini…

PERTAMA : Dia adalah seorang laki-laki yang taat beragama, berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala : “…Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu.” (Al Baqarah : 221)

Diharapkan sekali menjadi syarat nomor wahid untuk calon suami idaman (selain sudah muslim tentunya) adalah seorang laki-laki yang taat dan memiliki rasa takut yang tinggi kepada Allah Ta’ala, karena seorang calon suami seperti ini telah memenuhi syarat menjadi calon pemimpin rumah tangga, dengan ilmu agama yang ia miliki dan bekal keimanan-nya, sangat diharapkan calon suami seperti ini mampu mendidik anak dan istrinya kelak menjadi seorang yang shalih dan shalihah, menjadi hamba-hamba Allah Ta’ala yang taat pula, sehingga keharmonisan dan tersusunnya suatu rumah tangga yang sakinah bisa (insya Allah) diwujudkan.

KEDUA : Dia adalah orang yang hafal atau mengerti sebagian dari Al-Qur’an : Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menikahkan seseorang dengan (mahar) beberapa ayat Al-Qur’an yang ia hafal. [HR. Al-Bukhari (5029), dan Muslim (1425)]

Seorang calon suami yang banyak memiliki hafalan Al-Qur’an merupakan calon pasangan yang ideal bagi seorang wanita yang shalihah, seorang calon pemimpin rumah tangga yang ideal tentunya harus saggup mengajarkan Al-Qur’an kepada keluarganya kelak, menjaga hafalan dan bacaan Al-Qur’an anak dan istrinya, apalagi jika sang calon suami juga memahami tafsir ayat dari hafalan Al-Qur’annya, sehingga bisa menerapkan Al-Qur’an dalam kehidupan rumah tangga kesehariannya.

KETIGA : Dia adalah seorang laki-laki yang mampu memberikan ba-ah (nafkah) dengan kedua macamnya, yaitu kemampuan untuk berjima’, dan kemampuan untuk memberikan pembiayaan nikah juga biaya hidup.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan motivasi kepada para pemuda untuk menikah ketika mereka mampu memenuhi ba-ah, dan beliau juga berkata kepada Fathimah binti Qais : “Adapun Mu’awiyah adalah seorang laki-laki yang fakir.” [HR. Muslim (1480), An-Nasa-i (3245), dan Abu Dawud (2284)]

Walaupun kaya raya bukan merupakan syarat, namun tetap diharapkan seorang ikhwan memiliki pekerjaan yang mampu dia gunakan untuk biaya pernikahannya dan untuk menghidupi anak-istrinya, walaupun tiap tahun menjadi “kontraktor” (tukang kontrak rumah-red), sudah dianggap mampu untuk memulai kehidupan rumah tangga, selain mampu memberikan kebutuhan biologis pada istrinya (bukan laki-laki yang impoten), sangat diharapkan untuk sebuah rumah tangga tidak dimulai dengan kehidupan menumpang orang tua (Pondok Mertua Indah).

KEEMPAT : Dia adalah seorang laki-laki yang lemah lembut kepada wanita : Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda tentang Abu Jahm : “Adapun Abu Jahm adalah seorang laki-laki yang tidak pernah meletakkan tongkat dari pundaknya (suka memukul), maka nikahilah Usamah.” [HR. Muslim (1480), An-Nasa-i (3245), dan Abu Dawud (2284)]

Hendaklah ada pada diri seorang calon suami sifat lembut dan romantis, karena akan semakin menambah mekarnya bunga-bunga cinta dalam rumah tangga, sehingga seorang wanita bisa benar-benar merasakan ketentraman dalam hidup berumah tangga, seorang calon suami hendaknya seseorang yang mampu tampil bijak dan mampu menahan amarah ketika melihat suatu hal yang tidak mengenakkan hatinya pada istrinya. Seorang calon suami idaman adalah laki-laki yang mampu tampil sebagai pengayom dalam rumah tangganya, juga seorang laki-laki yang pandai menumbuhkan suasana tentram dalam rumah, tidak suka teriak-teriak dan tukang marah, seorang laki-laki yang santun tutur kata dan penuh kasing saying kepada istrinya kelak.

KELIMA : Istrinya senang melihatnya, sehingga di antara keduanya tidak ada kerenggangan dan si wanita tidak ingkar ketika hidup bersamanya. Dalam hal ini memang seorang laki-laki mampu menjaga penampilan dan badannya, sebagaimana seorang ikhwan mengharapkan calon istri yang semampai, begitu juga seorang akhwat ingin mendapatkan seorang calon suami yang memiliki postur ideal (tidak mesti harus tampan seperti bintang sinetron), maksudnya, hendaknya seorang ikhwan tidak membiasakan diri punya perut yang gemuk sehingga tidak enak dipandang, kemudian hendaknya ikhwan menjaga bau tubuhnya agar selalu tampil menyenangkan saat di hadapan istri, potongan rambut juga jangan acak-acakan seenaknya, mengenakan pakaian taqwa dengan baik dan rapi, maka akan menampilkan sosok berwibawa dan sejuk dilihat.

Perkara wajah (tampang) dalam hal ini relatif, tergantung dari pihak calon istri ketika nazhar (melihat calon istri / suami), namun kami nasihatkan kepada ukhti fillah agar tidak hanya melihat ketampanan fisik kemudian melupakan akhlak calon suami, dan ada sebuah tips kecil bagi akhwat yang kurang berkenan ketika nazhar “bahwa cinta bisa mudah tumbuh ketika calon suami memiliki akhlak yang mulia”

KEENAM : Dia adalah seorang laki-laki yang tidak mandul. Hal ini karena adanya riwayat yang menjelaskan tentang keutamaan keturunan kecuali jika ada beberapa faktor pendukung untuk menikah dengannya.

Buah pernikahan adalah dengan hadirnya anak-anak yang bisa menyejukkan pandangan dalam rumah tangga, sangat diharapkan akan muncul benih-benih yang shalih dan shalihah dalam sebuah pernikahan seorang muslim dengan muslimah, namun jika ada kondisi lain yang tidak memungkinkan menjadi pengecualian bagi seorang muslimah yang berbesar hati untuk menikah dengan seorang lelaki yang mandul namun memiliki akhlak yang mulia, namun hendaknya hal ini disampaikan pada saat proses khitbah agar diketahui kekurangan masing-masing pihak dan tidak ada unsur penipuan dalam pernikahan.

KETUJUH : Berasal dari lingkungan yang mulia, Al-Bukhari dan Muslim telah meriwayatkan dari hadits Sa’id bin al-Musayyib rahimahullah, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Manusia seperti barang tambang emas dan perak. Yang terbaik dari mereka pada masa jahiliyah adalah yang terbaik pula pada masa Islam apabila mereka berilmu.”

Lingkungan kadang berpengaruh besar terhadap akhlak seseorang, maka pilihlah calon suami yang memiliki pergaulan yang syar’i, bukan laki-laki yang suka nongkrong di pinggir jalan atau laki-laki yang gemar berpesta serta suka bergaul dengan sembarang orang, namun carilah seorang calon suami yang gemar menghadiri ta’lim-ta’lim yang mengajarkan Islam yang syar’i dan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga dari pergaulan yang mulia ini diharapkan mampu muncul sosok yang bersih dan jauh dari bisikan-bisian maksiyat.

Demikianlah wahai ukhti fillah, termasuk beberapa kriteria seorang lelaki idaman, dan penulis telah banyak bertemu dengan ikhwan-ikhwan yang memenuhi semua criteria di atas, jadi bagi ukhti fillah yang sudah siap menikah tidak susah untuk mendapatkan calon pendamping idaman, banyak ikhwan yang berakhlak mulia siap untuk mendampingimu, (afwan penulis tidak membuka kontak jodoh), namun rumah tangga yang sakinah tidak bisa dibeli dengan harta yang berlimpah atau dengan wajah bak bintang film laga, bisa jadi mereka yang bercelana “cingkrang” walau tidak kebanjiran, atau mereka yang berjenggot tipis walau tidak berhidung mancung seperti orang arab (maklum ras asia), atau juga mereka yang berbaju gamis dan suka menundukkan pandangan saat berjalan di tempat umum (walau kadang sering tidak sengaja nabrak rambu-rambu jalan) adalah calon suami yang engkau cari… Mau?

Oleh Andi Abu Hudzaifah Najwa

http://jihadsabili.wordpress.com/2011/07/23/inilah-lelaki-idamanmu%E2%80%A6/

Minggu, 24 Juli 2011

Tak Ingin Ada Yang Cemburu


Manusia secara fitrah adalah hamba Allah yang akan yang akan terus mengabdikan dirinya pada Sang Khaliq, kemudian dia harus berinteraksi dengan manusia lainnya sehingga terciptanya pemikiran dan perasaan yang sama yang nantinya akan mengikat dalam sebuah peraturan kehidupan. Bilapun manusia sadar akan keterikatannya dengan Sang Khaliq selaku seorang hamba, maka kesamaan pemikiran dan perasaan tersebut haruslah Islami. Sehingga pada akhirnya terciptalah peradaban Islami dengan kokohnya aqidah yang terjelma dalam peraturan kehidupan dalam sebuah masyarakat. tercipta dari pribadi, masyarakat serta negara Islami sebagai wadah dari kesamaan pemikiran dan perasaan tersebut.

Tidak dikatakan manusia bila tidak melakukan interaksi dengan manusia lain karena sudah selayaknya setiap manusia satu mambutuhkan manusia lainnya... Orang sakit membutuhkan seorang tabib (dokter), murid memerlukan guru, Ibu memerlukan anak, anak juga memerlukan seorang Ibu, tetangga juga memerlukan tetangganya dan lain sebagainya... 

Bisa dibayangkan sebagai seorang manusia yang harus berinteraksi dengan semuanya, katakan saja bila di mulai dari rumah, saat istri, suami, anak, adik, kakak, ayah, ibu, nenek, kakek atau siapapun yang tinggal dalam keluarga kita pasti sangat memerlukan keberadaan kita meskipun hanya untuk sebatas ngobrol melepas kejenuhan beraktivitas dalam keseharian, melepas tawa memecah duka dan lara. Mereka sangat memerlukan perhatian dan kasih sayang kita.

Bila kita tengok di luar pintu rumah, kita lihat lingkungan sekeliling, dekat jalan raya disana banyak sekali sampah berserakan, tak kalah dengan TPS (Tempat Pembuangan Sampah). Apa mau kita diamkan karena memang itu adalah jalan umum yang biasa dilintasi banyak orang, atau akankah kita biarkan dengan alasan "itu bukan sampah Saya", atau bahkan kita akan menunggu tetangga sebelah untuk membersihkannya??. Tentu tidak bukan. Atau ada kasus yang agak sedikit berbeda, mungkin salah satu di antara kita hanya bisa diam saat melihat tetangga sebelah membersihkan sendiri serakan sampah yang ada, memungut dengan tangannya sampah plastik bekas bungkus pentol (Baso), bungkusan plastik bekas Es mungkin atau sampah laiinnya,,, tentu jawabannya harus "tidak". 

Belum lagi mungkin teman sekantor, teman kuliah, teman organisasi atau hanya sekedar temannya teman, sewaktu-waktu memerlukan pertolongan kita, sebut saja hanya sekedar ngobrol "mungkin curhat", perlu saran saat membeli baju, perlu teman saat membeli buku, atau menyelesaikan permasalahan pribadinya yang lain,,, Belum lagi seorang guru terhadap murid-murid terhadap guru, karyawan terhadap atasan-atasan terhadap karyawan, pedagang terhadap pelanggan-pelanggan terhadap pedagang, dan lain sebagainya...


Bagaimana dengan diri kita. Menjaga keromantisan dan keharmonisan hubungan kita dengan Allah dan Rasulnya?? Shubhanalloh, bersyukurlah karena kita diciptakan oleh Allah sebagai sebaik-baiknya mkhluk (QS. Al-Tin: 4) yang harus membawa manfaat bagi mahluk lainnya sebagai rahmat bagi seluruh alam sebagaimana Risalah yang telah dibawa Nabi Muhammad Saw (QS Al-Anbiya: 107).


Hablun ma'allah, ma'arrasul, ma'annas, dan ma'al bii'ah. semua memang harus berimbang. Bila kita Menyadari bahwa manusia adalah sebaik-baiknya ciptaan dan sebaik-baiknya kaum maka kita akan mengamalkan apa yang disebutkan Allah dalam Firman-NYA. "Kalian adalah sebaik-baiknya umat yang di lahirkan untuk manusia, kalian menyeru ( berbuat ) kebaikan dan mencegah dari kemungkaran dan kalian beriman kepada Allah swt". (QS. Ali Imron: 110).


Jangan sampai ada yang cemburu satu sama lainnya. keluarga tidak terperhatikan karena kita terlalu sibuk dengan urusan pribadi kita, guru cemburu karena kita tidak mengerjakan tugas 'mungkin', teman yang serasa tidak ada teman saat dia membutuhkan, tetangga kehilangan tetangganya, atau bahkan na'udzubillah Allah dan Rasul-Nya cemburu pada kita karena kita jauh dari aturan Syariat karena kita hanyut dalam urusan duniawi...


Oleh karena itu kita harus berusaha seoptimal mungkin untuk terus berusaha memberikan yang terbaik. Sekedar belajar dari pengalaman, terdapat beberapa hal yang bisa membut kita tidak seimbang dalam melakukan sesuatu khususnya dalam berinteraksi dengan orang lain, sehingga mereka merasa kecewa dengan kita dan ini harus dihindari karena banyak sekali Hadits yang telah Rasulullah riwayatkan mulai dari kita berumahtangga, bertetangga, berteman, bermasyarakat dan lain sebagainya,,, Faktor-faktor tersebut antanya adalah; 


Kesibukan yang berlebih pada berbagai kegiatan, yang akan berakibat pada kelelahan dan lebih parahnya na'udzubillah kita menjadi sakit... Sehingga kita tidak dapat melakukan interaksi dengan baik,,, oleh karena itu, bila kita benar-benar merasa sibuk silahkan coba untuk memperbaiki manajemen waktu (indzaarul waqti) dan mebagi skala prioritas. Penulispun masih dalam tahap memperbaiki segalanya. Tulisan inipun dilatarbelakangi karena penulis sedang berusaha mencari ritme kesibukannya sehingga Penulis bisa melakukan yang terbaik untuk semuanya, apalagi penulis memiliki fungsi yang cukup strategis pada beberapa gugus tugas pergerkan tertentu,,, Dan yang terpenting yang ingin penulis bagi adalah, kita harus berusaha agar tidak rugi dalam melakukan aktivitas sehari-hari... Caranya adalah niatkan semuanya untuk meraih ridlo Allah sehingga semuanya berorientasi pada ibadah, kitapun tidak hanya mendapat lelah tak berati, oleh karena itu kitapun harus pintar-pintar memilih aktivitas yang hendak kita lakukan sehingga cucuran keringat ini mengalir pada jalan yang dirahmati Allah... Amienn,,,

Insya Allah, kita semua bisa selalu menjadi sosok yang lebih baik, sehingga kita bisa menjadi manusia yang dirindukan syurga...Orang sekeliling kitapun tidak ada yang merasa cemburu bukaannn... heee... Amienn,,,

Demikianlah, Laa yughoyyiru maa biqoumin hatta yughoyyiru maa bianfusihim...

Semoga bermanfaat, bila ada diantara pada pembaca yang ingin berbagi tips, dipersilahkan untuk menambahkan tulisan ini dengan memberikan komentnya,,, terimakasih,,, ^_^

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More