This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selamat Datang Semoga Bermanfaat, Pengelola Web Akan Sangat Senang Bila Anda Berkenan Meninggalkan Jejak Berupa Koment Atas Postingan Kami

Kamis, 21 April 2011

Kanker Tulang Belakang, Bagaimana Gejalanya?


REPUBLIKA.CO.ID, Kanker tulang belakang sangat jarang ditemui. Kasus kanker tulang belakang yang paling banyak terjadi adalah adalah metastasis, yaitu kanker berasal dari bagian lain dari tubuh dan menyebar ke tulang belakang. Ketika kanker menyebar atau berasal di daerah ini, biasanya mempengaruhi satu atau lebih bagian tulang belakang. Jika seseorang mengembangkan kanker tulang belakang, baik primer atau sekunder, ia akan menunjukkan gejala penyakit yang berbeda.

Kanker tulang primer di tulang belakang jarang terjadi. Kanker pada tulang belakang dapat menyebabkan hancurnya sel-sel sehat tulang penderita. Tumor kanker tidak hanya merusak tulang tulang belakang tetapi juga merusak sumsum tulang belakang penderitanya. Gejala kanker tulang di tulang belakang termasuk rasa sakit, patah tulang dan mati rasa atau kelemahan.

Rasa sakit

Tanda paling umum dari kanker tulang di tulang belakang adalah nyeri pada leher atau punggung. Rasa sakit akan terus-menerus dan disertai dengan gejala lainnya. Nyeri ini bisa hanya di daerah belakang, bisa juga menyebar ke anggota badan lain. Pengembangannya tergantung hanya pada lokasi pertumbuhan abnormal. Jika kanker menyebabkan sejumlah kecil peradangan dan iritasi, rasa sakit biasanya tetap di belakang. Jika kanker menekan saraf, rasa sakit berdifusi keluar ke "dahan" yang terkait. Tidak peduli sumber rasa sakit, kanker tulang belakang menyebabkan ketidaknyamanan kronis.


Kelemahan

Jika kanker tempat cukup tekanan pada saraf, seseorang akan menderita kelemahan. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh gangguan pada impuls dari tulang belakang. Jika kanker menyebabkan peradangan besar di belakang, otak tidak lagi mampu berkomunikasi dengan baik dengan kaki. Akibatnya, penderita mungkin merasa sulit untuk berjalan, membawa, meraih sesuatu, atau berpegangan.

Kepekaan berkurang


Kanker tulang belakang dapat mempengaruhi sensasi sentuhan. Karena sumsum tulang belakang adalah saraf pusat, peradangan atau tekanan di daerah ini dapat mengakibatkan pengurangan sensasi. Objek mungkin tidak lagi merasa panas atau dingin untuk disentuh. Serupa dengan ketidakmampuan otak untuk berkomunikasi dengan anggota badan, anggota badan menjadi tidak sepenuhnya berkomunikasi dengan otak.


Inkontinensia

Kanker tulang belakang juga dapat menyebabkan inkontinensia. Gejala ini sangat mirip dengan kelemahan, karena tekanan pada saraf tertentu dalam tulang belakang yang bertanggung jawab untuk mengontrol kinerja kandung kemih dan usus. Jika impuls terganggu, dapat menyebabkan seseorang kehilangan kontrol kandung kemih mereka, usus, atau keduanya.


Kelumpuhan

Seiring perkembangan kanker tulang belakang, seseorang mungkin menderita kelumpuhan. Tergantung pada beratnya kanker, kelumpuhan dapat diisolasi untuk satu anggota badan. Ukuran dan lokasi pertumbuhan menentukan jumlah kelumpuhan, karena kanker bisa sampai ke titik di mana saraf tampaknya putus atau lesi telah terbentuk pada saraf itu sendiri.

semoga bermanfaat...
copass from >>>(http://id.berita.yahoo.com/kanker-tulang-belakang-bagaimana-gejalanya-104749343.html)

Rabu, 20 April 2011

Islam memandang SMS – CHATTING Cinta !


Soal : Bagaimana hukum islam terkait komunikasi dengan SMS, Chating antara Pria vs Wanita yg bukan muhrim ??

Jawaban :

Islam membolehkan adanya adanya interaksi antara pria dan wanita untuk melaksanakan berbagai taklif hukum dan segala aktivitas yang harus mereka lakukan. Meskipun demikian, Islam sangat berhati-hati menjaga masalah ini. Oleh karena itulah, Islam melarang segala sesuatu yang dapat mendorong terjadinya hubungan yang bersifat seksual yang tidak disyariatkan. Islam melarang siapa pun, baik wanita maupun prianya, keluar dari sistem Islam yang khas dalam mengatur hubungan lawan jenis. Larangan dalam persoalan ini demikian tegas. Atas dasar itu, Islam menetapkan sifat ‘iffah (menjaga kehormatan) sebagai suatu kewajiban. Islam pun menetapkan setiap metode, cara, maupun sarana yang dapat menjaga kemuliaan dan akhlak terpuji sebagai sesuatu yang juga wajib dilaksanakan; sebagaimana kaidah ushul menyatakan:

مَا لاَ يَتِمُّ الْوَاجِبُ إِلاَّ بِهِ فَهُوَ وَاجِبٌ

Suatu kewajiban yang tidak akan sempurna kecuali dengan adanya sesuatu yang lain, maka sesuatu yang lain itu pun hukumnya adalah wajib.

Apakah termasuk khalwat?

Laki-laki diharamkan berkhalwat dengan perempuan. Hal ini didasarkan pada hadis Nabi :

لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِإِمْرَأَةٍ إِلاَّ وَمَعَهَا مَحْرَمٌ

Tidak diperbolehkan seorang pria dan wanita berkhalwat, kecuali jika wanita itu disertai mahram-nya.

Rasulullah saw. telah bersabda:

Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang wanita yang tidak disertai dengan mahram-nya, karena sesungguhnya yang ketiganya adalah setan.

Khalwat maknanya adalah berkumpulnya seorang pria dan seorang wanita di suatu tempat yang tidak memberikan kemungkinan orang lain untuk bergabung dengan keduanya, kecuali dengan izin keduanya. Dengan demikian, khalwat adalah berkumpulnya dua orang dengan menyendiri sehingga tidak ada orang lain bersama keduanya (Taqiyuddin an Nabhani dalam Nidzamul Ijtimai fil Islam)

Ada kesamaan sifat antara khalwat dengan sms-chatting, yaitu : hanya berdua, serta tidak ada orang lain yang menyertai. Akan tetapi, ada perbedaan yang prinsip, yaitu sms-chatting tidak berada dalam satu tempat. Oleh karena itu komunikasi via sms, program chatting, email, dan telepon tidak bisa dimasukkan dalam kategori khalwat. Otomatis, kita tidak bisa mengharamkan sms-chatting dengan dalil haramnya berkhalwat.

Lantas, apakah sms, chatting, email, dan telepon antara laki-laki dan perempuan diperbolehkan? Hal itu tergantung isi dari komunikasi itu. Jika isinya adalah dalam perkara yang diperbolehkan syara’, maka boleh. Akan tetapi, jika isinya adalah perkara yang haram, misalnya janjian kencan, apel malam minggu, dan yang sejenisnya (yang aktivitas tersebut tergolong haram) maka haram.

Hal ini sejalan dengan kaidah :

al-Washîlah ilâ al-harâm muharramah

Sarana yang dapat mengantarkan pada sesuatu yang haram adalah haram.

Jika sms itu pasti mengarah kepada sesuatu yang haram, maka sms itu pun haram. Kata pasti kami beri garis bawah untuk menegaskan bahwa hal itu memang diduga kuat atau pasti akan menuju kepada keharaman. Keharaman itu pun bersumber dari nash, bukan akal.

Pengungkapan perasaan cinta dan sayang antara laki-laki dan perempuan yang tujuannya untuk bersenang-senang haruslah dalam kerangka pernikahan. Khitbah apalagi baru proses akan khitbah belumlah sampai pada pernikahan. Oleh karena itu, pernyataan cinta dan sayang belum saatnya dilakukan, walaupun hanya via sms. Akan tetapi, jika dalam urusan persiapan khitbah ataupun persiapan nikah anda mengirim sms kepada perempuan yang akan dikhitbah, itu boleh. Tetapi sebatas urusan itu saja, jangan sampai melebar kemana-mana seperti mengumbar sms cinta dan sayang. (Farid Ma’ruf; www.syariahpublications.com). Yogyakarta, 10 Juli 2007

Bahan Bacaan :

Nizhamul Ijtimai fil Islam karya Taqiyuddin an Nabhani

copass from>> http://satusembilanduaempat.wordpress.com/2009/11/08/sms_chat/

Minggu, 17 April 2011

Allahumma Yassir Walaa Tu’assir



Ya Allah milik-Mu lah segala yang ada di langit dan di bumi
Engkaulah Yang menciptakan makhluk berpasang-pasangan
Engkaulah yang memberi rizqi pada semua makhluk
Engkaulah yang memiliki cinta yang agung
Di Tangan-Mu lah segala kekuasaan
Sesungguhnya umur, rizqi, jodoh dan keberuntungan ada dalam rahasia-Mu

Ya Allah aku bertekad untuk menjadikan cinta ini sebagai ibadah hanya pada-Mu.
Ya Allah berilah aku kesabaran untuk berproses menjalani ketentuan dari-Mu
Ya Allah berilah aku kekuatan untuk mempersiapkannya
Kuatkanlah iman ini, lindungiku dari segala godaan yang menyesatkan
Aku berserah diri kepada-Mu
Aku ridha menerima segala ketentuan dari-Mu
Aku siap menghadapi segala yang terjadi di kemudian waktu
Ku hanya harap ridha-Mu
Ku mohon cinta-Mu
Ku mohon berkah-Mu
Ku mohon rahmat-Mu
Ku mohon pertolongan-Mu
Ku mohon Segala kebaikan-Mu

Cinta itu tulus, suci, murni
Cinta itu anugrah yang agung
Cinta itu fitrah, berkah, nan indah
Cintaku Cinta kepadamu
karena cinta itu adalah milikmu
Karena ia juga milik-Mu
Maka perkenankanlah
aku mensyukurinya
Perkenankanlah
aku menjalaninya
dalam syariat-Mu
dalam jalan dakwah-Mu
agar Engkau ridha
agar ia menjadi ibadah
agar ia tetap suci
agar ia kekal
agar membawa berkah
agar ia memberi kedamaian
agar ia tenang
agar ia sakinah
mawaddah
warahmah

Ya Allah kepada-Mu lah kulabuhkan segala harapku
Kepada-Mu aku mencurahkan isi hatiku
Kepada-Mu aku berserah diri
Aku lemah tanpa-Mu
Aku yakin dengan segala janji-Mu
jadikan cintaku-cintanya sebagai cinta-Mu
jadikan cintaku-cintanya sebagai jalan perjuangan agama-Mu
jadikan cintaku-cintanya sebagai jalan menuju ridlo-Mu

Jadikanlah kami pejuang di jalan dakwah-Mu
dan kumpulkan kami sampai di syurga-Mu
Allahumma Yassir walaa tu’atstsir

Duhai Allah
Kabulkanlah munajatku

Subhanallaaah...
Walhamdulillaaaah...
Walaa ilaaha illallaah...
Wallaahu akbar...

Laa Ilaaha ilaa Anta, walaa quwwata illaa quwwatika, walaa qudrata illaa qudratika...

No question, by the mean all is clear?



Hmmm...
Perantau Ideologis,,,
Balada Anak Perantauan yang mencari secercah hikmah kehidupan...
Banyak hal yang ia cari... namun yang pasti ia mencari ridlo Allah akan smua yang ia lakukan... namun juga banyak hal yang juga harus ia hadapi dan alamai, gelak, tawa, kehabisan bekal, keputus-asaan, keterasingan, kelelahan, kebosanan, kejatuhan, kebangkitan serta banyak hal lagi yang ia hadapi tanpa bisa tertuang semua dalam tulisan singkat ini... manis, pahit, asam, asin, serta semua rasa pernah ia rasakan... semua itu tidak akan pernah dimiliki oleh semua orang. Rasa itu hanya bisa dimiliki oleh orang yang beruntung. Dialah Perantau.

Jauh dari pulau seberang beberapa tahun silam memutuskan untuk meninggalkan kampung halaman, terbayang dalam benaknya untuk mengikuti hal yang pernah dilakukan oleh Nabi Penutup para Rasul, sosok Idola dari semua Idola dan hanya Beliaulah yang harus dijadikan Idola dan panutan. "HIJRAH", adalah keputusannya, meniggalkan keluarga yang dicintainya, meniggalkan tempat ia tumbuh dan berkembang... Tak ayal, haru mebiru di kalangan keluarganya saat Sang Perantau dengan mantab melangkahkan kakinya menuju pulau peraduan... Sang Ayah tak lagi tegar, Sang Ibu tak lagi bersabar, Sang kakak tak lagi kuat, Sang adik tak lagi riang, namun sang perantaulah yang memiliki rasa itu semua dalam kebohongan.

Dia lebih tegar dari Sang Ayah, Dia lebih sabar dari Sang Ibu, Dia lebih kuat dari Sang Kakak, bahkan Ia lebih Riang dari Sang Adik... "Bismillah tawakkaltu 'alallah walaa haula walaa quwwata illaa billahil 'aliyyil 'adzim"... Sang perantau terus jauh dari pandangan orang yang mencintai dan membanggakannya... Tak kuasa lagi Sang Perantau menitikkan air mata dari kejauhan...

Banyak hal yang ia perjuangkan, banyak hal yang ia lakukan, banyak hal yang ia inginkan... Agama Allah menjadi poros perjuangannya,,, Syariat Allah menjadi ruh semua aktivitasnya, keinginannyapun bertumpu pada satu hal ia Ingin semua yang Ia miliki memiliki kontrubusi positis bagi kemanangan Islam, kemuliaan ummat Islam...

Dan inilah salah satunya... entah masalah apa ini...

Allahumma Yassir walaa tu'asshir wa tammim bil khoir...
Salah satu petikan kalimat permohonan kehadirat Sang Pencipta untuk diberikan kelancara dalam semua urusannya. Itulah penantian, penantian waktu yang tepat untuk mengungkapkan dan menyatakan, serta penantian akan sebuah jawaban,,, itulah penantian. Seru, menegangkan, penuh resiko dan berjuta rasanya... yah, inilah ujian akan sebuah keseriusan, kemurnian, kesucian dan keikhlasan akan sebuah rasa... Allah Maha Tahu, Allah Maha Adil, Allah Maha segalanya, hingga akhirnya Allah menampakkan jalan terang menuju karunia-Nya... Alhamdulillah...

Terasa berat awalnya, namun dengan keteguhan hati dan keyakinan yang kuat penantian itu diputuskan,,, Dialah Sang Perantau Ideologis, saat ini bukanlah akhir dari penantian, namun Sang Maha Kuasa atas makhluk-Nya benar-benar telah membuktikan janji-Nya bahwa Allah akan memberikan apa yang diminta hamba-Nya dengan penuh ketakwaan, kesungguhan dan kesabaran...

Saat ini bukanlah akhir dari sebuah penantian, namun sudah terasa indah, mungkin inilah balasan keikhlasan dalam penantian itu,,, ini hanya segelintir karunia yang Allah limpahkan, SPI (baca: Sang Perantau Ideologis) yakin saatnya nanti akan jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh terasa lebih indah...

Yaaaahhh... memang saat ini belum sampai pada akhir... masih banyak hal yang harus dihadapi, sabar dan tawakkal adalah kunci... terlebih sebagai seorang laki-laki yang harus mempersiapkan segala halnya dengan matang, agar nantinya tidak mengecewakan...

dia yang iya inginkan, rasa itu yang ia perjuangkan. perantau ideologis, berharap semuanya bisa berkontribusi bagi kebangkitan Islam... memberi kebanggaan bagi keluarga yang ditinggalkan dan yang didatanginya...

Allahumma Yassir walaa tu'asshir wa tammim bilkhoir...
Allahumma yassir walaa tu'asshir wa tammim bilkhoir...

tawakkaltu 'alaika Ya Allah, iyyaakan na'budu wa iyyaaka nasta'iinn...

Lancarkanlah semua urusan hamba Ya Allah dan janganlah sedikitpun Engkau persulit dan karuniakanlah akhir yang baik... Bila adapun ada ujian yang harus hamba hadapi, berikanlah hamba kemampuan untuk melewatinya... Amien...

kembali pada judul yang di atas, no question, by the mean all is clear?

memang agak kurang nyambung dengan tulisan di awal, saya sendiri juga bingung, tapi semoga memang demikian... no question, by the mean all is clear... amien... tapi sampe saat ini juga sangat berharap ada pertanyaan tentang apalah gitu... pokoknya pertanyaan... just question... yah question... masa ngga ada masalah? apa semuanya udah benar-benar jelas? all is clear??

that's all...

(tulisan tak beralur dan banyak hal yang mungkin kurang dimengerti banyak orang, karena penulis sedang merasakan hal yang tak biasa, terlalu lengkap perasaannya...) !@#$%^&*()_~!@#$%^&*()__+|...

Allahumma Yassir walaa tu'asshir wa tammim bil khoir,,, inna kulaa 'asyiirin 'alaika yasiiir...

Pelajaran dari Perang Badar


Perang Badar adalah perang pertama yang dilakukan oleh Rasulullah dan para sahabatnya setelah hijrah ke Madinah, berhadapan dengan pasukan kafir Quraisy. Rasul berangkat bersama 300 sekian belas orang anggota pasukan, yang tadinya bertujuan untuk mencegat kafilah dagang yang dipimpin oleh Abu Sufyan. Namun kemudian, Allah memberikan skenario yang lain.

Berkisah tentang Perang Badar (eits...jangan takut dulu), akan kita temukan begitu banyak pelajaran berharga dari sana. Ada degup kepahlawanan, bara keberanian, semangat yang bergelora, cinta yang membara, kepasrahan pada Allah yang paripurna. Dan, ada pelajaran tentang kreativitas, kecerdasan, strategi, intelijen, dan banyak lagi. Ini yang saya coba tuliskan (dengan segala keterbatasan saya, mohon maaf. Tolong ditambahin dan dikoreksi ya kalo ada yang salah...)

Tentang kecerdasan

Sore hari, Februari 624 M (tahun ke2 setelah Rasul hijrah ke Madinah), Rasul dan pasukan kecilnya bergerak terus menapaki tanah pasir sahara yang tadi malam diguyur hujan rintik. Kukuh pijakan kaki mereka, sekukuh iman yang bersemayam dalam dada.

Sore itu, matahari hampir terbenam di ufuk barat. Pasukan Al Haq sudah mendahului kaum musyrikin mendatangi sumur Badr, untuk menguasai tempat tersebut. Mereka mengambil posisi paling dekat dengan sumber mata air pertama di lembah Badr dan berada di tempat tertinggi. Sebuah seni klasik dalam strategi berperang, siapa yang menguasai tempat tinggi akan menang.

Pasukan dibagi menjadi 2 kelompok, 1 kelompok Muhajirin dipimpin Ali bin Abi Thalib sang pemilik pedang bermata tiga. Satu kelompok lagi kelompok Anshar, panjinya berkibar-kibar dihembus angin gurun, diberikan kepada Sa’ad bin Muadz. Sayap kanan pasukan dipimpin Az Zubair bin Awwam, sayap kiri dipimpin Al Miqdad bin Amru. Mereka berdua menunggang kuda. Di tengahnya berkuda dengan gagah si tampan Mush’ab bin Umair al Quraisy al Abdari. Bendera putih panji kaum muslimin berkibar megah di tangannya. Ia menjadi komandan tertinggi pasukan kecil ini.

Badr adalah sebuah lembah yang memiliki empat mata air, menyisakan kilauan pendar cahaya ditempa sinar mentari. Keempat mata air berada pada posisi zig-zag dari utara ke selatan. Jarak antar sumur, ratusan meter kira-kira. Mereka saat ini berada di mata air paling belakang.

Seorang sahabat...Habab bin Al Mundzir setengah berlari menghampiri sang kekasih. Wajahnya menyiratkan sesuatu, dihiasi titik peluh. “Wahai Rasulullah, apakah dalam memilih tempat ini, Engkau menerima wahyu dari Allah sehingga tidak dapat diubah lagi, ataukah berdasarkan strategi peperangan ?” Rasulullah SAW menjawab, “Tempat ini kupilih berdasarkan pendapat dan strategi peperangan.”

“Wahai Rasulullah, tempat ini tidaklah strategis. Ajaklah pasukan pindah ke mata air yang terdekat dengan musuh (mata air keempat). Kita membuat pertahanan di sana dan menutup sumur-sumur yang ada di belakangnya, lalu kita buat kubangan dan kita isi dengan air hingga penuh. Dengan demikian, kita akan berperang dalam keadaan mempunyai persediaan air minum yang cukup, sementara musuh tidak akan memperoleh air minum.”

Sang panglima tersenyum, “Pendapatmu sungguh baik.” Rasul segera membawa pasukannya ke tempat air yang terdekat dengan musuh. Di tengah malam buta, pasukan Rasulullah telah sampai di mata air keempat. Cepat mereka bergerak, memperbesar mata air keempat dengan mengangkut air dari sumur ketiga. Tanah galiannya mereka jadikan kubu pertahanan, sementara sumur kedua dan pertama mereka tutup.

Sementara itu, nun di pinggir lembah Badr, di seberang sana. Pasukan Quraisy menghabiskan malam mereka dengan minum khamar untuk menghangatkan badan yang kedinginan diterpa angin gurun yang menusuk. Tarian dan nyanyian wanita menghibur mereka.

Nah...lalu bagaimana kira-kira lanjutan ceritanya....

Strategi ini, menjadi salah satu kunci kemenangan pasukan kecil Rasulullah, disamping tentu saja pembelaan dan pertolongan Allah.

Ketika pasukan Quraisy sampai di Lembah Badr...mereka seperti melihat harapan...Harapan dahaga mereka akan segera hilang. Apalagi tadi malam mereka usai menenggak khamar,hingga tenggorokan terasa panas, kehausan. Karena mata air terdekat dikuasai pasukan Rasulullah, mereka terpaksa memutar menuju mata air yang lain. Apa yang mereka dapat ? Pepesan kosong ! Mata air ketiga hanya menyisakan sedikit air yang langsung jadi rebutan liar orang-orang yang kehausan. Kasihan sekali.

Sebagian langsung berlarian panik menuju mata air yang lain. Kantong minuman masih kosong, sementara tenggorokan semakin kering. Ah, sia-sia ! Mata air sudah ditimbun. Setitik harapan lagi, masih ada satu mata air lagi....mereka kembali berlari. Tapi...nihil. Tak setetes air mereka dapatkan. Sumur telah pula ditimbun. Mereka gontai, lelah dan kehausan. Keringat mengucur deras, rasa haus semakin mencekik. Mental mereka melemah. Bertempur dalam kondisi haus menciutkan nyali. Mereka kalah sebelum peperangan dimulai...

Sebagian dari mereka memberanikan diri mengambil air di sumur keempat yang dikuasai pasukan Rasulullah. Hal itu dbiarkan Rasulullah. Beliau bersabda :”Biarkan mereka.” Semua orang yang mengambil air di mata air tersebut, kecuali Hakim bin Hizam, semuanya terbunuh dalam pertempuran tersebut.

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari penggalan kisah Perang Badar ini ? Ada beberapa (ini versi saya...silahkan ditambahkan sendiri ya...)

1. Izinkan saya mengatakan, ini menggambarkan kecerdasan seorang sahabat dalam berstrategi. Ia jeli melihat dan mempertimbangkan bahwa SUMBER AIR adalah aset berharga, maka itu harus diamankan. Tanpa air, pasukan musuhpun akan lemah secara fisik dan mental dan ini menguntungkan. Menguasai keempat mata air sekaligus, tentu tidak realistis mengingat jumlah pasukan yang sedikit, sementara membiarkannya juga tidak menguntungkan. Maka jalan satu-satunya adalah, menguasai sebuah sumur sementara yang lain mereka tutup. Cerdas dan efektif !

2. Islam meletakkan posisi akal, ijtihad, dan apapun buah dari hasil akal pemikiran pada posisi yang paling nyaman. Akal tidak terkungkung pada otoritas dogma-dogma yang kaku atau secara liar menjelajah semesta tanpa berpegang dan tunduk pada kehendak sang Pemilik semesta. Itu, yang dilakukan Habab dan banyak sahabat yang lain. Mereka tanpa ragu berijtihad, mengemukakan pendapatnya di hadapan Rasul. Namun, tengoklah apa yang ditanyakan Habab sebelum ia menyampaikan usul. “Apakah ini wahyu atau hanya strategi perang ?” Jika wahyu, tentu ia akan taat, karena itu bersumber dari Allah yang Maha Tahu. Indah sekali...

3. Memberikan gambaran pada kita tentang akhlaq mulia Rasulullah. Kadang, kalo kita jadi pemimpin, kita suka sok kuasa – sok ngatur – susah nerima masukan. Tapi, Rasul tidak. Beliau dengan besar hati memperhatikan, menerima dan langsung melaksanakan usulan Habab, seorang sahabatnya yang bahkan hanya “anggota” pasukan biasa. Bukan orang yang diamanahi menjadi pemimpin regu, atau pemegang panji pasukan, apalagi panglima. Just ordinary people. Tapi apresiasi Rasul luar biasa, bahkan memujinya. Inilah akhlak seorang pemimpin besar.

Mungkin ini dulu yang terpikir oleh saya....Silahkan ditambahkan.

Kalo boleh saya sarankan untuk membaca buku-buku sejarah Islam atau menonton film-filmnya. Insya Allah banyak sekali pelajaran hidup yang bisa kita ambil.
copas from>> http://dannasan.multiply.com/journal/item/1

Senin, 11 April 2011

Tabloid Inggris Sadap Ribuan Nomor Ponsel Demi Berita


LONDON - Sebuah tabloid asal Inggris bernama News of the World menyadap atau membajak sekira 7 ribu nomor ponsel pengguna demi mencari sebuah berita.

Selama pekan ini News International selaku grup induk dari News of the World membuat permintaan maaf terbuka atas penyadapan yang telah dilakukan dalam kurun waktu 2004 sampai dengan 2006. Namun demikian, perusahaan tersebut sudah mendapat banyak tuntutan hukum. Demikian seperti yang dikutip dari Tech Eye, Selasa (12/4/2011).

Rod Dadak, yang mewakili pihak penuntut, mengatakan kalau tuntutan ganti rugi bakal sebesar 40 juta Euro.

Charlotte Harris dari firma hukum Mishcon de Reya, mengkalim kalau ada 7 ribu orang yang ponselnya disadap. Ia membuat klaim tersebut beberapa jam setelah tabloid News of the World melakukan permintaan maaf terbuka.

Harris mengatakan jika sebuah media bisa membajak ponsel seseorang, maka mereka juga akan bisa membajak semua orang yang telah meninggalkan pesan.

"Jika anda bisa mengakses ponsel seseorang, maka anda akan mendapatkan seluruh pesannya. Mungkin ada sekira 4 ribu, 6 ribu, atau 7 ribu orang yang disadap oleh mereka," jelasnya.

Pihak kepolisian setempat melibatkan 45 detektif dalam penyelidikan ini. Para pengacara diharapkan juga akan terlibat dalam tuntutan hukum ini.

Sementara itu, bekas editor News of the World, Andy Coulson, menyangkal apapun mengenai pembajakan/penyadapan ini.

Bekas Perdana Menteri Skotlandia, Gordon Brown, juga cemas kalau pesan di ponselnya ikut dibajak. Ia juga memperingatkan ke yang lain agar waspada dalam melakukan hal di ponsel.
(srn)

http://techno.okezone.com/read/2011/04/11/54/444785/tabloid-inggris-sadap-ribuan-nomor-ponsel-demi-berita

France Bans Burqas: A Look At Islamic Veil Laws In Europe


In a move that has already been met with a burst of civil defiance, France became the first country to ban Islamic face veils anywhere in public.

Those caught violating the ban are liable to a fine of 150 euros ($216) or lessons in French citizenship. However, as the Associated Press is reporting, several women appeared in burqas in front of Paris' Notre Dame Cathedral and two were detained for taking part in an unauthorized protest.

Such laws have been stirring controversy across Europe for the past year, ever since Belgium's lower house voted a year ago in favor of banning the full veil. (The Belgian ban has not been enacted and is on hold owing to long-term political deadlock.)







http://www.huffingtonpost.com/2011/04/11/burqa-policies-europe_n_847575.html#s263182&title=Turkey_

Kamis, 07 April 2011

Konspirasi Kolonialis Eropa Menghancurkan Khilafah (Mustafa Kemal La'natullah)


Pada hari Senin tanggal 3 Maret 1924 (28th Rajab 1342AH), dunia dikejutkan oleh berita bahwa Mustafa Kemal di Turki secara resmi telah menghapus Khilafah. Pada malam itu Abdul Majid II, Khalifah terakhir kaum muslimin, dipaksa untuk mengemas kopernya yang berisi pakaian dan uang ke dalam kendaraan nya dan diasingkan dari Turki, dan tidak pernah kembali. Dengan cara itulah pemerintahan Islam yang berusia 1342 tahun berakhir. Kisah berikut adalah sekelumit sejarah dari tindakan-tindakan kekuatan kolonialis dengan pertama kali menyebarkan benih perpecahan diantara kaum muslimin dengan menanamkan nasionalisme dan akhirnya mengatur penghancuran Daulah Khilafah melalui agen-agen pengkhianatnya.

Beberapa bulan setelah penghancuran Khilafah tanggal 24 Juli 1924, kemerdekaan Turki secara resmi diakui dengan penandatanganan Traktat Lausanne. Inggris dan sekutu-sekutunya menarik semua pasukannya dari Turki yang ditempatkan sejak akhir PD I. Sebagai reaksi dari hal ini, dilakukan protes pada Menlu Lord Curzon di House of Common karena Inggris mengakui kemerdekaan Turki. Lord Currzon menjawab,

"Situasinya sekarang adalah Turki telah mati dan tidak akan pernah bangkit lagi, karena kita telah menghancurkan kekuatan moralnya, khilafah dan Islam."

Sebagaimana diakui oleh Lord Curzon, Inggris bersama dengan Perancis memainkan peran penting dalam membagi-bagi tanah kaum muslimin diantara mereka. Rencana mereka melawan Khilafah bukanlah karena Khilafah berpihak pada Jerman pada PD I. Rencana ini telah dibuat ratusan tahun yang lalu yang akhirnya berbuah ketika Khilafah Usmani dengan cepat mulai merosot di pertengahan abad ke 18.

Usaha yang pertama untuk menghancurkan persatuan Islam terjadi pada abad ke 11 ketika Paus Urbanus II melancarkan Perang Salib I untuk menduduki Al-Quds. Setelah 200 tahun pendudukan, akhirnya pasukan salib dikalahkan di tangan Salahudin Ayyubi. Di abad ke 15 Konstantinopel ditaklukan dan benteng terakhir Kekaisaran Byzantium itupun dikalahkan. Lalu pada abad ke 16 Daulah Islam menyapu seluruh bagian selatan dan timur Eropa dengan membawa Islam kepada bangsa-bangsa itu. Akibatnya jutaan orang Albania, Yugoslavia, Bulgaria dan negara-negara lain memeluk Islam. Setelah pengepungan Wina tahun 1529 Eropa membentuk Aliansi untuk menghentikan expansi Khilafah di Eropa. Pada titik itulah terlihat bangkitnya permusuhan pasukan Salib terhadap Islam dan Khilafah, dan dibuatlah rencana-rencana berkaitan dengan 'Masalah Ketimuran' seperti yang sudah diketahui.

Count Henri Decastri, seorang pengarang Perancis menulis dalam bukunya yang berjudul Islam tahun 1896:

"Saya tidak bisa membayangkan apa yang akan dikatakan oleh kaum muslimin jika mereka mendengar cerita-cerita di abad pertengahan dan mengerti apa yang biasa dikatakan oleh ahli pidato Kristen dalam hymne-hymne mereka; semua hymne kami bahkan hymne yang muncul sebelum abad ke 12 berasal dari konsep yang merupakan akibat dari Perang Salib, hymne-hymne itu dipenuhi oleh kebencian kepada kaum muslimin dikarenakan ketidakpedulian mereka terhadap agamanya. Akibat dari hymne dan nyanyian itu, kebencian terhadap agama itu tertancap di benak mereka, dan kekeliruan ide menjadi berakar, yang beberapa diantaranya masih terbawa hingga saat ini. Tiap orang menganggap muslim sebagai orang musyrik, tidak beriman, pemuja berhala dan murtad."

Setelah kekalahan mereka, pasukan Salib menyadari bahwa kekuatan Islam dan keyakinannya adalah Akidah Islam. Sepanjang kaum muslimin berkomitmen dengan kuat pada Islam dan Qur’an, Khilafah tidak akan pernah hancur. Inilah sebabnya di akhir abad ke 16, mereka mendirikan pusat misionaris pertama di Malta dan membuat markasnya untuk melancarkan serangan misionarisnya terhadap Dunia Islam. Inilah awal masuknya kebudayaan Barat ke Dunia Islam yang dilakukan para misionaris Inggris, Perancis dan Amerika.

Para misionaris itu bekerja dengan berkedok lembaga-lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan. Awalnya akibat dari tindakan itu hanya kecil saja. Tapi selama abad ke 18 dan 19 ketika kemunduran Khilafah mulai muncul, mereka mampu mengeksplotasi kelemahan negara dan menyebarkan konsep-konsep yang jahat kepada masyarakat. Di abad 19, Beirut menjadi pusat aktivitas misionaris. Selama masa itu, para misionaris mengeksploitasi perselisihan dalam negeri diantara orang Kristen dan Druze dan kemudian antara Kristen dan Muslim, dengan Inggris berpihak pada Druze sementara Perancis berpihak pada Kristen Maronit. Selama masa itu para misionaris itu memiliki dua agenda utama: (1) Memisahkan Orang Arab dari Khilafah Usmani; (2) Membuat kaum muslimin merasa terasing dari ikatan Islam

Tahun 1875 'Persekutuan Rahasia' dibentuk di Beirut dalam usaha untuk mendorong nasionalisme Arab diantara rakyat. Melalui pernyataan-pernyataan dan selebaran-selebaran, persekutuan itu menyerukan kemerdekaan politik orang Arab, khususnya mereka yang tinggal di Syria dan Libanon. Dalam literaturnya, mereka berulangkali menuduh Turki merebut Khilafah Islam dari orang Arab, melanggar Syariah, dan , mengkhianati Agama Islam.

Hal ini memunculkan benih-benih nasionalisme yang akhirnya berbuah pada tahun 1916 ketika Inggris memerintahkan seorang agennya Sharif Hussein dari Mekkah untuk melancarkan Pemberontakan Arab terhadap Khilafah Usmani. Pemberontakan ini sukses dalam membagi tanah Arab dari Khilafah dan kemudian menempatkan tanah itu di bawah mandat Inggris dan Perancis.


Di saat yang sama, nasionalisme mulai dikobarkan diantara orang Turki. Gerakan Turki Muda didirikan tahun 1889 berdasarkan nasionalisme Turki dan dapat berkuasa tahun 1908 setelah mengusir Khalifah Abdul Hamid II. Pengkhianat Mustafa Kamal yang menghapus Kekhalifahan adalah anggota Turki Muda. Inilah alasanya mengapa Kemal kemudian berkata:

"Bukankah karena Khilafah, Islam dan ulama yang menyebabkan para petani Turki berperang hingga mati selama lima abad? Sudah waktunya Turki mengurus urusannya sendiri dan mengabaikan orang India dan orang Arab. Turki harus melepaskan dirinya untuk memimpin kaum muslimin."

Disamping aktivitas yang dilakukan oleh misionaris Inggris dan Perancis, bersama dengan Rusia mulai dilakukan penjajahan langsung di banyak bagian Dunia Islam. Ini dimulai selama pertengahan abad 18 ketika tahun 1768 Catherine II dari Rusia berperang dengan Khilafah dan dengan sukses dapat menduduki wilayah di Selatan Ukraina, Kaukasus Utara, dan Crimea yang kemudian dijadikan bagian dari Kekaisaran Rusia. Perancis menyerang Mesir dan Inggris mulai menduduki India. Di Abad ke 19 Perancis menduduki Afrika Utara dan Inggris menduduki Mesir, Sudan, dan India. Sedikit demi sedikit wilayah Khilafah menjadi berkurang hingga akhir PD I ketika apa yang tersisa hanyalah Turki, yang diduduki oleh pasukan sekutu dibawah perintah Jendral Inggris yang bernama Charles Harrington.

Pemecahan tanah Khilafah dilakukan dalam sebuah perjanjian rahasia yang dilakukan antara Inggris dan Perancis tahun 1916. Perjanjian itu adalah Perjanjian Sykes-Picot. Rencana ini dibuat diantara diplomat Perancis bernama François Georges-Picot dan penasehat diplomat Inggris Mark Sykes. Di bawah perjanjian itu, Inggris mendapat kontrol atas Jordania, Irak dan wilayah kecil di sekitar Haifa. Perancis diberikan kontrol atas Turki wilayah Selatan-Timur, Irak bagian Utara, Syria dan Libanon. Kekuatan Barat itu bebas memutuskan garis perbatasan di dalam wilayah Khilafah itu. Peta Timur Tengah saat ini adalah garis-garis yang dibuat Sykes dan Picot dengan memakai sebuah penggaris di atas tanah yang dulunya adalah wilayah Khilafah.

Tahun-tahun berlanjutnya kehancuran Khilafah, Inggris memainkan peranan kunci dengan cara memelihara agennya Mustafa Kamal. Melalui sejumlah maneuver politik dengan bantuan Inggris, Mustafa Kamal mampu menjadikan dirinya berkuasa di Turki. Tahun 1922, Konperensi Lausanne diorganisir oleh Menlu Inggris Lord Curzon untuk mendiskusikan kemerdekaan Turki. Turki pada saat itu adalah di bawah pendudukan pasukan sekutu dengan institusi Khilafah yang hanya tinggal nama. Selama konperensi itu Lord Curzon menetapkan empat kondisi sebelum mengakui kemerdekaan Turki. Kondisi-kondisi itu adalah: (1) Penghapusan total Khilafah : (2) Pengusiran Khalifah ke luar perbatasan; (3) Perampasan asset-aset Khilafah : (4) Pernyataan bahwa Turki menjadi sebuah Negara Sekuler

Suksesnya Konperensi itu terletak pada pemenuhan keempat kondisi itu. Namun, dengan tekanan asing yang sedemikian itupun, banyak kaum muslimin di dalam negeri Turki masih mengharapkan Khilafah, yang telah melayani Islam sedemikan baiknya selama beberapa abad dan tidak pernah terbayangkan bahwa Khilafah bisa terhapus. Karena itu, Lurd Curzon gagal untuk memastikan kondisi-kondisi ini dan konperensi itu berakhir dengan kegagalan. Namun, dengan liciknya Lord Curzon atas nama Inggris tidak menyerah. Pada tanggal 3 Maret 1924 Mustafa Kemal memakai kekuatan bersenjata dan menteror lawan-lawan politiknya sehingga mampu menekan melalui Undang-undang Penghapusan Khilafah yang memungkingkan terhapusnya institusi Khilafah.

Untuk kekuatan kolonialis, penghancuran Khilafah tidaklah cukup. Mereka ingin memastikan bahwa Khilafah tidak pernah bangkit lagi dalam diri kaum Muslimin. Lord Curzon berkata,

"Kita harus mengakhiri apapun yang akan membawa persatuan Islam diantara anak-anak kaum muslimin. Sebagaimana yang kita telah sukses laksanakan dalam mengakhiri Khilafah, maka kita harus memastikan bahwa tidak pernah ada lagi bangkitnya persatuan kaum muslimin, apakah itu persatuan intelektual dan budaya."

Karena itu, mereka meberikan sejumlah rintangan dalam usaha menegakkan kembali Khilafah seperti:

1. Pengenalan konsep-konsep non-Islam di Dunia Islam seperti patriotisme, nasionalisme, sosialisme dan sekularisme dan mendorong gerakan politik kolonialis yang berdasarkan ide-ide ini.
2. Kehadiran kurikulum pendidikan yang dibuat oleh kekuatan penjajah, yang masih tetap bercokol selama 80 tahun, yang membuat mayoritas kaum muda yang lulus dan ingin meneruskan pendidikannya ke arah yang bertentangan dengan Islam.
3. Jeratan ekonomi di Dunia Islam oleh pemerintahan Barat dan perusahaan-perusahaannya dimana masyarakat hidup dalam kemiskinan yang menghinakan dan dipaksa untuk terfokus hanya pada bagaimana menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya dan tidak peduli dengan peran sesungguhnya dari para penjajah itu.
4. Warisan yang disengaja untuk memecah Dunia Islam yang berkisar pada garis perbatasan yang senantiasa diperdebatkan sehingga kaum muslimin akan tetap terlibat dalam masalah-masalah sepele.
5. Pendirian organisasi-organisasi seperti Liga Arab dan kemudian Organisasi Konperensi Islam (OKI) yang menipiskan ikatan Islam, dan terus melanjutkan adanya perpecahan di Dunia Islam sementara tetap gagal dalam memecahkan tiap masalah atau isu yang muncul.
6. Pemaksaan berdirinya Negara asing, Israel, di jantung Dunia Islam yang menjadi pemicu serangan kekuatan Barat atas kaum muslimin yang tidak bisa mempertahankan diri sementara mereka terus menghidupkan mitos rasa rendah diri kaum muslimin.
7. Kehadiran penguasa-penguasa zalim di Dunia Islam yang kesetiaanya adalah pada tuannya yakni negara-negara Barat; yang menindas dan menyiksa umat Islam; mereka bukanlah dari umat dan membenci umat sebagaimana umat membenci mereka.

Walaupun ada rintangan-rintangan, persengkongkolan dan rencana semacam itu, pendirian Khilafah sekali lagi akan menjadi kenyataan dalam Dunia Islam. Kita harus mengambil kesempatan ini di saat hari peringatan kehancuran Khilafah untuk merefleksikan situasi saat ini dari kaum muslimin dan memastikan bahwa hanya dengan berusaha untuk mengembalikan Khilafah lah kita dapat mencapat kesuksesan yang sesungguhnya dalam kehidupan saat ini dan kehidupan yang akan datang. [ra/kcom/syabab.com]

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More